Warning! Capaian Vaksinasi tak Capai Target, Tukin dan Siltap Ditunda

  • Bagikan
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memberikan arahan pada rapat pembahasan jelang Natal dan Tahun Baru serta peningkatan capaian vaksinasi di aula kantor bupati, Selasa (30/11). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meminta agar ada kebijakan yang tegas dari kecamatan hingga desa untuk menggenjot capaian 75 persen herd immunity dapat terwujud Desember mendatang.

Jika ada kecamatan yang belum tercapai cakupan vaksinasi di angka 75 persen, maka tunjangan kinerja akan ditunda. Demikian juga dengan penghasilan tetap aparatur desa.

“Saya minta ada kebijakan-kebijakan tegas bagi warga yang belum divaksin. Seperti penundaan bantuan atau program lainnya. Kepada aparatur desa yang belum vaksin, tunda dulu siltapnya. Karena saat ini antusias masyarakat mulai berkurang. Sebab ada sanksi dari Permendagri. Saya dan pak wakilpun bisa dinonaktifkan jika capaian vaksinasi tidak mencapai 75 persen di Desember ini,” tegas Dendi Ramadhona saat memberikan arahan pada rapat pembahasan jelang Natal dan Tahun Baru serta peningkatan capaian vaksinasi di aula kantor bupati, Selasa (30/11).

Baca Juga:   Pemerintah Dorong Vaksinasi dan Booster Hingga Penerapan Travel Bubble

Dendi menuturkan, pandemi Covid-19 belum berakhir dan status tanggap darurat belum dicabut. Permendagri ditindaklanjuti Peraturan Gubernur serta Instruksi Bupati Pesawaran telah diterbitkan dalam rangka pembatasan kegiatan masyarakat menyongsong Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Baca Juga:   Pemerintah Dorong Vaksinasi dan Booster Hingga Penerapan Travel Bubble

“Kita tidak ingin adanya lonjakan penyebaran Covid-19 jelang dan saat Nataru nantinya,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Dendi, berdasar dashboard P-care Kemenkes, capaian vaksinasi di Pesawaran di bawah 50 persen.






  • Bagikan