Warning ! Kebutuhan Oksigen RSUDAM Naik

  • Bagikan
ilustrasi dok eurowildlife.org

RADARLAMPUNG.CO.ID-Kebutuhan oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) kembali naik dengan meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lampung. Hal tersebut mengingat, RSUDAM merupakan rumah sakit rujukan utama pasien Covid-19.

Wakil Direktur (Wadir) Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), dr. Mars Dwi Tjahjo mengatakan suplai oksigen di RSUDAM berasal dari Oksigen Center yang terintegrasi dengan instalasi langsung ke ruangan dan tabung.

Sebelum adanya pandemi Covid-19, kebutuhan oksigen harian di RSUDAM cair sebanyak 0,7 sampai 0,8 ton, jumlah itu jika diakumulasikan per bulannya mencapai 21 hingga 24 ton oksigen. Kemudian kebutuhan tabung oksigen per harinya mulai 20 hingga 23 tabung, atau akumulasinya sebanyak 600 sampai 700 tabung per bulan.

Baca Juga:   Mutasi Pamen Polda Lampung, Kapolresta Turut Dirolling, Ini Daftarnya

“Saat mulai pandemi, kebutuhan oksigen cair itu 1 sampai 1,5 ton, dan sebulan mencapai 30 sampai 45 ton. Kalau oksigen tabung kita pakai 30 sampai 35 tabung per hari. Kalau dalam waktu satu bulan kebutuhan nya 900 sampai 1000 tabung,” jelas Dwi, Jumat (9/7).

Namun, semenjak beberapa hari terakhir. Peningkatan jumlah oksigen kembali terjadi. Kisaran kenaikannya bahkan lebih dari 50 persen.

“Kenaikan kebutuhan oksigen saat ini untuk per harinya untuk oksigen cair mencapai 1,8 sampai 2 ton. Per bulannya 54 sampai 60 ton. Oksigen tabung kita juga mengalami peningkatan ya, sebelumnya kan hanya 30 per hari. Sekarang per harinya 35 sampai 40 tabung, per bulan nya 1000 sampai 1200 tabung,” jelasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan