Warning Penting Buat Pengusaha, Tapping Box Tak Hidup Maka Ini Konsekwensinya

  • Bagikan
Kepala Bapenda Tulangbawang Ferli Yuledi. Foto Dok M. Zainal Arifin/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID- Pemkab Tulangbawang (Tuba) serius ingin mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak restoran.

Salah satu yang dilakukan yakni dengan memanfaatkan tapping box. Bahkan, melalui petugas Badan Pendapatan (Bapenda) alat tersebut akan di pantau 24 jam.



“Tahun ini akan kita pantau aktivitas penggunaan tapping box selama 24 jam melalui monitor di kantor,” kata Kepala Bapenda Tulangbawang Ferli Yuledi, Minggu (2/1).

Baca Juga:   Mulai Bangkit, Realisasi Pajak Pemkab Tuba Naik Rp5 M Lebih

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tersebut Tulangbawang tersebut menjelaskan, jika ada tapping box yang terdeteksi ditutup atau tidak aktif, pemerintah daerah akan mengirimkan surat teguran kepada untuk selalu mengaktifkan alat tersebut.

Baca Juga:   Tingkatkan Pendapatan Sektor Pajak, Pemkab Tuba Akan Tambah Tapping Box

“Jika tidak diindahkan maka tempat tersebut akan ditutup,” terangnya sembari mencontohkan kasus serupa di Bandarlampung.

Dengan dipantau secara online dan telah melalui uji coba pada tahun lalu, Ferli Yuledi berharap penggunaan tapping box dapat lebih maksimal. Dia menjelaskan, terdapat 25 tapping box yang sudah terpasang di beberapa restoran. Kedepan, lanjutnya, seluruh restoran di Tulangbawang akan di pasang tapping box secara bertahap. (nal/wdi)

Baca Juga:   Mulai Bangkit, Realisasi Pajak Pemkab Tuba Naik Rp5 M Lebih





  • Bagikan