Waspada Dampak Awan Cumulonimbus  

  • Bagikan
Kondisi perairan di sekitar panjang, Bandarlampung. BMKG Lampung memperingatkan masyarakat Bandarlampung agar mewaspadai dampak awan cumulonimbus. Wilayah Panjang adalah yang paling berpotensi menghasilkan dampak awan berupa angin kencang. FOTO ALAM ISLAM/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung memperingatkan masyarakat Bandarlampung agar mewaspadai dampak awan cumulonimbus. Wilayah Panjang adalah yang paling berpotensi menghasilkan dampak awan berupa angin kencang.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudy Haryanto mengatakan, jika dilihat dari radar Metereologi, (dampak awan cumulonimbus) ada di wilayah Panjang dan sekitarnya. ”Sebab pusat awan di sana,” kata Rudy, Rabu (27/11).

Potensi itu bisa menyebar keberbagai wilayah yang berdekatan dengan pusat awan tersebut. Di antaranya wilayah Lampung Selatan (Tanjungbintang, Merbaumataram, dan Katibung), Bandarlampung (Panjang Selatan, Tanjungkarang Timur, Sukarame, dan Sukabumi).

”Kemudian meluas ke sebagian besar wilayah Bandarlampung, Lampung Selatan (Sidomulyo, Jatiagung, Candipuro, Kalianda dan sekitarnya), Pesawaran (Gedongtataan, Padangcermin, Punduhpedada, Waylima, dan Kedondong), Pringsewu (Pardasuka), Lampung Timur (Wawaykarya), dan Tanggamus (Kelumbayan dan Kelumbayan Barat),” urainya. (mel/ais)


Baca Juga:   Banyak Hotel Jadi Tempat Isoman, Walikota Minta Koordinasi


  • Bagikan