Waspada, Pemerasan Rentan Terjadi di Jalinsum saat Kendaraan Rusak di Jalan!


Ilustrasi: Pixabay.com

Radarlampung.co.id – Bagi pengendara yang melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) harus waspada! Terlebih lagi ketika kendaraan mengalami kerusakan di jalan atau pecah ban.

Kapolsek Waypengubuan AKP Ali Mansyur menyatakan, peristiwa pemerasan terjadi di Jalinsum, Kampung Tanjungratu Ilir, Kecamatan Waypengubuan, Kamis (20/1) sekitar pukul 08.00 WIB.





Kala itu, satu unit truk Colt Diesel yang mengangkut Forklift mengalami pecah ban di tengah jalan. Ketika sedang mengganti ban yang pecah, datang seorang tak dikenal mengendarai motor Yamaha YZF-R15 warna biru F 2196 FCQ meminta sejumlah uang sebagai uang keamanan.

Korban atas nama Mirikam Setiawan, warga Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, tidak mau memberikan.

Baca Juga:   Congkel Jendela, Pencuri Gasak Uang, HP, dan Motor

“Korban berkata, ‘Saya tidak punya uang’. Pelaku memaksa dan berkata, ‘Kamu bohong! Kalau kamu tidak ngasih, saya pecahin kaca mobil kamu!’ Takut, korban memberikan uang Rp20.000. Pelaku meminta tambah dan korban akhirnya memberikan uang di sakunya Rp70.000. Pelaku pun pergi,” katanya.

Selanjutnya, kata Ali Mansyur, tak lama kemudian pelaku datang kembali bersama rekannya. “Lagi-lagi meminta uang. Rekan korban memberikan uang Rp30.000. Para pelaku pergi. Korban melapor ke Polsek Waypengubuan,” ujarnya.

Peristiwa itu, kata Ali Mansyur, viral di media sosial.

“Kita langsung bergerak melakukan penyelidikan. Diketahui siapa pelakunya. Satu pelaku atas nama Frindi Darmawan (23), warga Kampung Tanjungratu Ilir, berhasil diamankan saat hendak membeli pulsa di counter dekat mapolsek sekitar pukul 11.00 WIB usai pemerasan. Rekannya masih kita kejar,” tegasnya.

Baca Juga:   Kadisdikbud Lamteng Sentil Kepsek terkait Penggunaan Dana BOS

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Ali Mansyur, tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUHP. “Tersangka terancam hukuman 9 tahun penjara,” ungkapnya.

Ditanya upaya mencegah kejadian ini tak terulang kembali, Ali Mansyur menyatakan pihaknya akan lebih meningkatkan lagi patroli.

“Kita akan tingkatkan lagi patroli. Bila perlu kendaraan yang rusak atau pecah ban di tengah jalan yang lokasinya rawan tindak kejahatan kita tunggu sampai selesai perbaikan,” ucapnya. (sya/sur)