Wawako Sebut Trans Bandarlampung Segera Beroprasi Kembali

  • Bagikan
Sejumlah bus Trans Bandarlampung parkir di Ragom Gawi, Bandarlampung, Selasa (12/10). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id
Sejumlah bus Trans Bandarlampung parkir di Ragom Gawi, Bandarlampung, Selasa (12/10). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sejak dimulai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bandarlampung hingga kini bus Trans Bandarlampung bantuan dari Kementerian Perhubungan RI belum krmbali beroprasi melayani rute dalam Kota Tapis Berseri.

Jika mengacu pada Instruksi Wali Kota Bandarlampung nomor 12 tahun 2021 tentang PPKM Level II dan pengoptimalan posko penanganan Covid-19 di tingkat kelurahan, menerangkan bahwa trasportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvesional dan online), dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengen penerapan protokol kesehatan lebih ketat.


Menanggapi hal tersebut Wakil Wali Kota Bandarlampung Deddy Amarullah mengatakan, dalam waktu dekat bus Trans Bandarlampung yang melayani trayek dari Terminal Rajabasa sampai Terminal Panjang itu akan kembali beroprasi melayani masyarakat.

Baca Juga:   Sebanyak 559 CPNS Lamtim Dinyatakan Gugur

Menurutnya, bus dengan tarif Rp2 ribu jauh dekat itu harus berhenti beroprasi karena pandemi Covid-19, juga karena selama ini anak sekolah menggelar pembelajaran dari rumah atau daring.

“Karena memang masalah pandemi, juga kaitannya dengan anak-anak sekolah belum masuk. InsyaAllah dalam waktu dekat akan kembali beroprasi,” ujarnya saat ditemui di area Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Selasa (12/10).

Selama ini, sepuluh unit bus Trans Bandarlampung milik Pemerintah Kota (Pemkot) setempat yang dioprasikan untuk jalur dalam kota dari Terminal Rajabasa sampai Terminal Panjang sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Tarif yang murah Rp2 ribu untuk jarak jauh atau dekat dan kondisi bus yang nyaman menjadi salah satu nilai plus dari bus berwarna Biru bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI tersebut.

Baca Juga:   Simak, Ini Penjelasan Rekayasa Lalin Sentral Kuliner Jl. Gatot Subroto

Sehingga, saat bus tersebut tidak beroprasi sontak membuat para pelanggan setianya bertanya-tanya kabar bus tersebut. Salah satunya Putri (25). Wanita yang kesehariannya bekerja di Waylunik tersebut saat mengandalkan bus Trans Bandarlampung dalam beraktivitas.

Putri pun berharap bus Trans Bandarlampung yang telah beroprasi sejak 1 April 2019 lalu itu, dapat kembali beroprasi melayani masyarakat. (pip/sur)




  • Bagikan