Winarti Lantik 171 Kepala Sekolah di Tuba

  • Bagikan
Bupati Tulangbawang Winarti melantik 171 Kepala Sekolah Taman Kanak - Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) lingkup Dinas Pendidikan Tulangbawang, di Rupatama Kantor Bupati, Rabu (24/7). FOTO M. ZAINAL ARIFIN/RADARLAMPUNG.CO.ID

Tekankan Pentingnya Ideologi Pancasila

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Tulangbawang Winarti melantik 171 orang Kepala Sekolah (Kepsek) setingkat Taman Kanak – Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) lingkup Dinas Pendidikan Tulangbawang, di Rupatama Kantor Bupati, Rabu (24/7) sore.

Sebanyak 171 orang yang dilantik terdiri dari 2 Kepsek TK, 135 Kepsek SD, dan 34 Kepsek SMP. Dari 171 orang yang dilantik tersebut diketahui jika 130 orang dilantik menjadi kepsek definitif, sementara 41 sisanya masih menjabat sebagai penjabat (Pj).

Dalam kesempatan itu, Bupati Winarti mengungkapkan pelantikan ini merupakan hal biasa untuk kebutuhan dan penyegaran organisasi. “Agar ada inovasi dalam menjalankan keorganisasian,” kata Winarti saat memberikan sambutan.

Mantan ketua DPRD Tulangbawang itu mengungkapkan, salah satu indikator keberhasilan program pendidikan diukur dalam indeks pendidikan.

Indeks pendidikan menjadi salah satu elemen penting dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Indeks Pendidikan pada tahun 2018 ditargetkan 67,70 persen, di mana pencapaian target tersebut menjadi tugas bersama, khususnya jajaran Dinas Pendidikan , termasuk kepsek dengan meningkatkan harapan lama sekolah dan rata – rata lama sekolah.

Winarti menerangkan, kepsek mempunyai peran sangat strategis dalam memajukan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, di bawah arahannya dan bimbingan kepala sekolah ada banyak anak bangsa yang harus berproduktif dan memiliki daya saing.

“Kepala sekolah merupakan tugas tambahan guru yang strategis dalam penyelenggaraan pendidikan, kualitas dan kemajuan sekolah sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolahnya. Oleh karena itu, kepala sekolah dituntut harus memfokuskan diri dalam memikirkan upaya mengembangkan sekolah yang dipimpinnya guna meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing,” tegas Bupati.

Tidak lupa, Winarti mengingatkan dalam melaksanakan tugas pelayanan publik dalam pendidikan, harus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Semua kebijakan kegiatan kepsek harus dalam koridor regulasi yang telah ditetapkan.

Winarti juga berpesan kepada kepsek untuk menanamkan ideologi Pancasila kepada peserta didik sejak dini di sekolah.

“Saya minta kepada Dinas Pendidikan untuk membuat kurikulum tentang pendidikan ideologi Pancasila di sekolah. Tidak perlu setiap hari, minimal satu minggu satu kali. Mulai Agustus harus sudah berjalan gerakan serentak 15 menit belajar mengenai pentingnya ideologi Pancasila. Ini agar mereka (peserta didik) lebih memiliki rasa kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila sejak dini,” tandasnya. (nal/sur) 




  • Bagikan