Wujudkan Kemandirian Petani Cabai Dengan Korporasi

  • Bagikan
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat panen cabai di Tegineneng. FOTO HUMAS PEMKAB PESAWARAN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Upaya mewujudkan kemandirian petani, terutama petani hortikultura, ke depan Dinas Pertanian Pesawaran akan menumbuhkan dan mengembangkan korporasi petani.

Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dimyati mewakili Kadis Pertanian Pesawaran Fisky Virdous mengatakan, korporasi petani merupakan kelembagaan ekonomi petani berbadan hukum yang dibangun melalui konsolidasi petani dan usaha pertanian. Tujuannya meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan kesejahteraan petani.



“Selama ini, gapoktan, kelompok tani dan petani kita hanya menfokuskan bagaimana produksi tinggi. Belum ke arah nilai tambah,” kata Dimyati.

Dengan adanya korporasi, nantinya akan diarahkan bisnis. Mulai dari pembiayaan, penyediaan dan penyaluran sarana produksi, jasa alsintan atau Upja, pembibitan atau pembenihan, pengolahan dan penanganan pasca panen hingga pemasaran.

Hamparan tanaman cabai di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran. Luas lahan di wilayah tersebut mencapai sekitar 400 hektare. FOTO HUMAS PEMKAB PESAWARAN

“Major project korporasi rencananya pada gapoktan, poktan dan petani Cabai besar di Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng,” ujarnya.

Dilanjutkan, potensi cabai di Pesawaran sangat besar, dengan luas tanaman mencapai 800 hektare. Dari lahan tersebut, 50 persen lebih tanaman berada di Desa Trimulyo.

Selain cabai, ada komoditas pisang, jeruk, durian, kelengkeng dan tanaman lain yang yang dikembangkan di Pesawaran.

“Pengembangan tanaman tersebut dengan program Kampung Buah. Untuk durian berada di Desa Kebagusan dan Kecamatan Wayratai. Kelengkeng ada di wilayah Desa Durian, Padangcermin,” pungkasnya. (ozi/ais)






  • Bagikan