Ya Ampun, Gadis Ini Tersambar Kereta Saat Jemur Keset di Pinggir Rel


Nur Salshabila (24), korban tersambar Kereta Babaranjang pada Minggu (24/4) mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Advent, Bandarlampung. Foto Dok. Keluarga
Nur Salshabila (24), korban tersambar Kereta Babaranjang pada Minggu (24/4) mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Advent, Bandarlampung. Foto Dok. Keluarga

RADARLAMPUNG.CO.ID – Musibah tersambar kereta dialami Nur Salshabila (24), putri dari wartawan Media Lampung Hari Andreas, Minggu (24/4), sekitar pukul 12.00 WIB.

Menurut Hari, putri sulungnya tersebut hendak menjemur keset alas kaki di pinggir rel kereta api.





Namun, hal itu dilakukan saat kereta babaranjang sedang melintas dan menyisakan rangkaian gerbong terakhir.

Ketika Bila–sapaan akrab Nur Salshabila, menunduk, saat itulah musibah terjadi. “Bila tersambar besi gerbong terakhir yang paling ujung dan Bila pun terjatuh di pinggir rel,” ungkap Hari.

Kini, Bila menjalani perawatan di ruang 219 Rumah Sakit Advent Bandarlampung.

Menurut Hari, putrinya mengalami luka cukup dalam pada bagian atas kepala. Meski telah mendapat cukup perawatan, namun besok harus kembali dioperasi lantaran saat ini baru jahit sementara.

“Alhamdulillah hasil CT- Scan nggak ada pendarahan di otak,” kata Hari.

Sementara, Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang Jaka Jakarsih menyampaikan bahwa pihaknya turut prihatin.

Ia pun tak lupa menyampaikan doa agar korban segera dapat kembali sehat sembari membenarkan kabar peristiwa tersebut.

Namun, disinggung terkait kronologis kejadian, pihaknya masih menunggu proses lebih lanjut.

“Tadi sudah ada pihak keluarganya yang menghubungi PT KAI, terutama dalam rangka membuat laporan dan meminta bantuan dari pihak Polsuska. Dengan harapan surat keterangan kejadian tersebut berguna untuk urusan ke pihak berwenang, seperti urusan dengan Jasa Raharja Lampung,” pungkasnya saat dihubungi Radarlampung.co.id, Minggu (24/4) malam. (gie/sur)