RADARLAMPUNG.CO.ID - Hanya delapan tim yang datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad sepenuhnya berisi pemain kelahiran negara yang mereka wakili.
Sebaliknya, 40 dari 48 peserta turnamen membawa pemain yang lahir di luar negara tempat mereka membela tim nasional.
Berdasarkan data Flash Score, terdapat 310 pemain yang lahir di luar negara yang mereka wakili pada Piala Dunia 2026.
Curacao menjadi tim dengan jumlah pemain kelahiran luar negeri terbanyak karena 25 dari 26 pemainnya lahir di Belanda.
Republik Demokratik Kongo juga memiliki banyak pemain diaspora dengan 20 pemain lahir di luar negeri.
Sebanyak 11 pemain Republik Demokratik Kongo lahir di Prancis, lima di Belgia, serta masing-masing dua di Inggris dan Swiss.
Qatar menghadirkan kasus menarik dengan 14 pemain kelahiran luar negeri yang berasal dari sembilan negara berbeda.
Negara asal para pemain Qatar tersebut antara lain Brasil, Ghana, Portugal, Senegal, hingga Somalia.
Di tengah tren tersebut, hanya delapan peserta yang seluruh skuadnya berisi pemain kelahiran negara sendiri.
Brasil menjadi salah satu negara dalam daftar itu meski mayoritas pemainnya berkarier di klub-klub elite Eropa.
Seluruh pemain yang dibawa pelatih Carlo Ancelotti ke Piala Dunia 2026 tercatat lahir dan tumbuh di Brasil.
Republik Ceko, Austria, dan Swedia menjadi tiga wakil Eropa yang menurunkan skuad sepenuhnya berisi pemain lokal.
Kolombia dan Panama mewakili Amerika dalam daftar tersebut, sementara Afrika Selatan menjadi satu-satunya wakil dari Afrika.
Arab Saudi menjadi satu-satunya negara Asia yang seluruh pemain skuadnya lahir di dalam negeri.
Fenomena banyaknya pemain diaspora menunjukkan semakin besarnya pengaruh komunitas keturunan dalam sepak bola internasional.
Meski lahir di luar negara yang dibela, para pemain tetap berhak tampil selama memenuhi ketentuan hukum serta regulasi FIFA.