BANDAR LAMPUNG- Pergerakan harga logam mulia, baik emas maupun perak, diperkirakan cenderung terkonsolidasi pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026.
Emas diproyeksikan mengalami tekanan koreksi tipis, sementara perak berpotensi melanjutkan tren penguatan terbatas yang didorong oleh kuatnya permintaan dari sektor industri global.
Berdasarkan analisis pasar, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk perdagangan esok hari, Kamis, 6 Agustus 2026 diproyeksikan bergerak di rentang support Rp 2.580.000 per gram hingga resistance Rp 2.623.000 per gram.
Sementara itu, untuk pergerakan emas spot dunia (XAU/USD) diprediksi berada di kisaran US$ 4.050 hingga US$ 4.150 per troy ons, dengan area pergerakan harian di rentang US$ 3.900 – US$ 4.350 per troy ons.
Di sisi lain, harga perak lokal diperkirakan stabil hingga bergerak menguat menembus kisaran Rp 39.500 hingga Rp 40.000 per gram.
Penguatan ini sejalan dengan tren perak dunia (XAG/USD) yang bertahan di area support US$ 58,00 hingga US$ 61,00 per troy ons.
Sentimen Penggerak Pasar Logam Mulia
Dinamika makroekonomi dan geopolitik global menjadi pemicu utama pergerakan komoditas logam mulia.
De-eskalasi Konflik AS-Iran
Negosiasi terkait pembukaan kembali akses pelayaran di Selat Hormuz mulai menunjukkan sinyal positif.
Kondisi ini menekan harga minyak mentah sekaligus mengikis premi risiko (risk premium) yang selama ini menyokong kenaikan emas sebagai aset safe-haven.
Sikap Wait-and-See Terhadap Suku Bunga The Fed
Pelaku pasar global masih mencermati rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, seperti klaim pengangguran awal.
Ketidakpastian arah kebijakan moneter bank sentral AS membuat harga emas cenderung tertahan di area konsolidasi harian (sideways).
Tingginya Permintaan Industri Perak
Berbeda dari emas, perak mendapatkan dorongan fundamental tambahan dari pengetatan inventaris global serta melonjaknya kebutuhan komponen industri panel surya dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), sehingga kinerjanya cenderung outperform.
Update Harga Riil Emas Antam dan Perak
Sebagai pembanding, harga dasar emas batangan Antam pecahan 1 gram pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, ditutup melemah Rp 4.000 ke posisi Rp 2.599.000 per gram. Nilai pembelian kembali (buyback) juga ikut terkoreksi di posisi Rp 2.370.000 per gram.
Sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,25 persen bagi pemilik NPWP dan 0,5 persen untuk non-NPWP.
Berikut rincian lengkap harga dasar emas batangan Antam beserta harganya setelah pajak (PPh 0,25%) per Rabu, 5 Agustus 2026.
Pecahan 0,5 gram: Harga dasar Rp 1.349.500 (Setelah PPh 0,25%: Rp 1.352.874)
Pecahan 1 gram: Harga dasar Rp 2.599.000 (Setelah PPh 0,25%: Rp 2.605.498)
Pecahan 2 gram: Harga dasar Rp 5.138.000 (Setelah PPh 0,25%: Rp 5.150.845)
Pecahan 5 gram: Harga dasar Rp 12.770.000 (Setelah PPh 0,25%: Rp 12.801.925)
Pecahan 10 gram: Harga dasar Rp 25.485.000 (Setelah PPh 0,25%: Rp 25.548.713)
Pecahan 25 gram: Harga dasar Rp 63.587.000 (Setelah PPh 0,25%: Rp 63.745.968)
Pecahan 50 gram: Harga dasar Rp 127.095.000 (Setelah PPh 0,25%: Rp 127.412.738)
Pecahan 100 gram: Harga dasar Rp 254.112.000 (Setelah PPh 0,25%: Rp 254.747.280)
Pecahan 1.000 gram: Harga dasar Rp 2.539.600.000 (Setelah PPh 0,25%: Rp 2.545.949.000)
Sementara itu, perak murni Antam pecahan 250 gram dibanderol dengan harga dasar Rp 10.412.500 atau sebesar Rp 11.557.875 termasuk PPN 11%.
Untuk pecahan 500 gram, harga dasar tercatat Rp 19.775.000 atau menjadi Rp 21.950.250 setelah PPN 11%.
Di pasar internasional, perak spot dunia ditutup menguat di posisi US$ 59,52 per troy ons.