RADARLAMPUNG.CO.ID – Real Madrid resmi berpisah dengan Xabi Alonso.
Perpisahan itu terjadi setelah Madrid kalah 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol (Supercopa de España) 2026 di Jeddah. Klub kemudian menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala baru tim utama.
Keputusan tersebut diumumkan sebagai perpisahan yang berlangsung secara kesepakatan bersama.
Real Madrid memilih langkah cepat dengan mempromosikan pelatih dari jalur internal, mengingat jadwal kompetisi yang padat dan kebutuhan menjaga stabilitas tim pada paruh kedua musim.
Arbeloa bukan sosok asing bagi Madrid. Ia sebelumnya menangani Real Madrid Castilla dan sudah bekerja di struktur kepelatihan akademi klub sejak 2020.
Di level pembinaan, ia dikenal sebagai pelatih yang menaruh perhatian besar pada disiplin, detail permainan, dan pembentukan karakter pemain muda.
Sebagai mantan pemain, Arbeloa juga memiliki rekam jejak kuat bersama Real Madrid.
Ia mencatat 238 penampilan dan mengoleksi delapan trofi besar, termasuk dua gelar Liga Champions, sehingga memahami tuntutan dan tekanan di klub sebesar Madrid.
Dalam pernyataan pertamanya sebagai pelatih kepala, Arbeloa menegaskan tekad untuk membawa tim kembali kompetitif dan “berjuang untuk segalanya”.
Ia juga menekankan pentingnya kerja kolektif serta konsistensi, mengingat target Madrid masih terbuka di kompetisi domestik dan Eropa.
Pergantian pelatih ini terjadi ketika Madrid masih berada dalam persaingan papan atas liga, namun tertinggal empat poin dari Barcelona.
Tugas awal Arbeloa pun tidak ringan, karena ia harus segera menyiapkan tim untuk laga berikutnya di Copa del Rey, menghadapi Albacete pada babak 16 besar.
Dengan pengangkatan Arbeloa, Real Madrid memasuki fase baru: memulihkan kepercayaan diri pascakekalahan di Supercopa, menjaga peluang di semua kompetisi, dan memastikan stabilitas performa di tengah tuntutan musim yang belum selesai.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1