Waspadai Kaki Sering Kesemutan, Bisa Jadi Tanda Gangguan Saraf Hingga Diabetes

gambar-user/o1vrlzMJVIUMZyAXZZfk9nGt2EwV0xtiD2El5AvI.webp
Khansa Azzahra - Selasa, 10 Mar 2026 - 11:32 WIB
tips kesehatan
tips kesehatan - Instagram/@kliniksatusehat

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Kesemutan pada kaki merupakan sensasi tidak nyaman yang sering digambarkan seperti tertusuk jarum, terasa panas, geli, atau bahkan mati rasa. Kondisi ini biasanya muncul ketika saraf pada kaki mengalami tekanan sementara.

Dalam banyak kasus, kesemutan terjadi karena posisi tubuh yang tidak berubah dalam waktu lama. Misalnya saat duduk bersila atau menyilangkan kaki terlalu lama.

Biasanya rasa kesemutan akan hilang dengan sendirinya setelah posisi tubuh diubah. Berdiri atau menggerakkan kaki dapat membantu melancarkan kembali aliran darah.

Namun, kondisi ini perlu diwaspadai jika muncul tanpa penyebab yang jelas. Terlebih bila kesemutan berlangsung lama atau disertai rasa nyeri dan kelemahan pada kaki.

Advertisements

Salah satu penyebab yang cukup umum adalah kekurangan vitamin B12. Vitamin ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan saraf dan membantu pembentukan sel darah merah.

Jika asupan vitamin B12 tidak mencukupi, fungsi saraf dapat terganggu. Akibatnya, muncul gejala seperti kesemutan, mati rasa, atau sensasi terbakar pada kaki.

Kebutuhan vitamin B12 orang dewasa sekitar 4 mikrogram setiap hari. Nutrisi ini bisa diperoleh dari makanan seperti ikan tuna, salmon, daging merah, telur, dan susu.

Konsumsi alkohol secara berlebihan juga dapat memicu kerusakan saraf tepi. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati alkoholik yang menimbulkan rasa kebas dan kesemutan

Advertisements

Selain merusak saraf, alkohol juga menghambat penyerapan nutrisi penting dalam tubuh. Salah satunya adalah vitamin B1 yang juga berperan dalam kesehatan sistem saraf.

Cedera pada tulang belakang juga dapat menjadi pemicu kesemutan pada kaki. Tekanan pada saraf tulang belakang bisa mengganggu sinyal saraf menuju anggota tubuh.

Gejalanya tidak hanya kesemutan, tetapi juga bisa disertai leher kaku atau gangguan pergerakan. Pada kondisi yang berat, gangguan saraf ini bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan.

Paparan zat beracun seperti arsenik, timbal, dan merkuri juga berisiko merusak saraf. Racun tersebut bisa masuk melalui makanan yang terkontaminasi atau lingkungan kerja tertentu.

Advertisements

Keracunan logam berat biasanya disertai gejala lain. Di antaranya mual, sakit perut, diare, serta mati rasa pada tangan dan kaki.

Penyebab lain yang cukup sering terjadi adalah diabetes. Kadar gula darah tinggi dalam waktu lama dapat merusak saraf tepi, terutama di area kaki.

Kondisi ini dikenal sebagai neuropati diabetik. Penderitanya sering merasakan kesemutan yang dimulai dari kaki lalu bisa menjalar ke tangan.

Selain kesemutan, penderita diabetes juga dapat mengalami kulit kering, sering haus, dan sering buang air kecil. Oleh karena itu, menjaga kadar gula darah tetap stabil sangat penting.

Advertisements

Ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi kesemutan pada kaki. Salah satunya dengan mengubah posisi tubuh agar aliran darah kembali lancar.

Menggerakkan atau menggoyangkan telapak kaki juga dapat membantu meredakan kesemutan. Gerakan ringan ini dapat merangsang sirkulasi darah di area kaki.

Jika kesemutan terjadi akibat kekurangan vitamin B12, konsumsi suplemen bisa menjadi solusi. Namun, penggunaannya sebaiknya tetap mengikuti anjuran dokter.

Apabila kesemutan sering muncul tanpa sebab yang jelas, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis. Penanganan dini dapat mencegah gangguan saraf menjadi lebih serius.

Advertisements

*(Peserta Magang Kemnaker Batch 1

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements