Bukan Argentina, Supercomputer Opta Jagokan Tim Ini Juara Piala Dunia 2026 Usai 10.000 Simulasi

gambar-user/kxcc90qjqiXwMEF3hLEO1SiFWDeIvyKizyozEovq.webp
Ari Suryanto - Selasa, 02 Jun 2026 - 22:35 WIB
Prediksi juara Piala Dunia 2026 versi supercomputer Opta mengejutkan, juara bertahan hanya menempati posisi keempat.
Prediksi juara Piala Dunia 2026 versi supercomputer Opta mengejutkan, juara bertahan hanya menempati posisi keempat. - Ist.

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Prediksi juara Piala Dunia 2026 mulai bermunculan jelang kick-off turnamen, dan hasil simulasi supercomputer Opta menempatkan Spanyol sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi.

Perusahaan statistik olahraga Opta menjalankan simulasi turnamen sebanyak 10.000 kali menggunakan supercomputer untuk memproyeksikan peluang setiap negara peserta.

Hasilnya, Spanyol muncul sebagai tim dengan probabilitas tertinggi menjadi juara pada ajang yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Dalam 10.000 simulasi yang dijalankan, La Furia Roja keluar sebagai juara pada 16,1 persen percobaan.

Advertisements

Angka tersebut menempatkan Spanyol di atas Prancis yang memiliki peluang 13 persen dan Inggris dengan peluang 11,2 persen.

Argentina berada di posisi berikutnya dengan peluang 10,4 persen, disusul Portugal 7 persen dan Brasil 6,6 persen.

Spanyol juga tercatat sebagai tim yang paling sering mencapai partai final dengan persentase 25,6 persen.

Sementara itu, Inggris menembus laga puncak dalam 19 persen simulasi yang dijalankan Opta.

Advertisements

Argentina akan datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan setelah menjuarai edisi sebelumnya.

Meski demikian, peluang Tim Tango mempertahankan gelar masih berada di bawah Spanyol, Prancis, dan Inggris berdasarkan hasil simulasi tersebut.

Kendati demikian, Argentina tetap masuk kelompok tim unggulan yang diprediksi mampu melangkah jauh sepanjang turnamen.

Opta menjelaskan bahwa supercomputer mereka bekerja menggunakan model statistik yang memproyeksikan hasil pertandingan berdasarkan sejumlah faktor.

Advertisements

Faktor tersebut mencakup odds pasar taruhan, peringkat kekuatan tim versi Opta, performa historis, dan performa terkini masing-masing negara.

Dari kumpulan data tersebut, sistem kemudian mensimulasikan seluruh turnamen sebanyak 10.000 kali untuk menghasilkan probabilitas juara.

Menariknya, Curaçao menjadi satu-satunya negara yang tidak pernah meraih kemenangan Piala Dunia dalam seluruh simulasi yang dilakukan.

Di sisi lain, sejumlah tim nonunggulan sempat muncul sebagai juara dalam satu atau lebih simulasi, seperti Haiti, Cape Verde, Qatar, dan DR Congo.

Advertisements

Meski peluangnya sangat kecil, hasil tersebut menunjukkan kemungkinan kejutan tetap terbuka di turnamen sebesar Piala Dunia.

Tiga negara tuan rumah juga tidak masuk dalam daftar favorit juara berdasarkan simulasi Opta.

Meksiko memiliki peluang 47,8 persen untuk menjadi juara Grup A, tetapi peluang menjadi juara dunia hanya mencapai 0,99 persen.

Amerika Serikat memiliki peluang juara sebesar 1,21 persen, sedangkan Kanada berada di angka 0,52 persen.

Advertisements

Artinya, peluang ketiga tuan rumah untuk mengangkat trofi masih jauh di bawah negara-negara unggulan dari Eropa dan Amerika Selatan.

Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara dengan total 104 pertandingan.

Turnamen akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Laga pembuka mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, sedangkan partai final akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey.

Advertisements

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements