BANDAR LAMPUNG- Kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digencarkan pemerintah pusat di seluruh daerah tak lantas menyurutkan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dalam memperkuat sektor perikanan.
Sebaliknya, Pemkot memberikan garansi bahwa nasib nelayan pesisir tetap menjadi skala prioritas utama.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini menjadi tulang punggung sektor pangan kota.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bandar Lampung, Ricardo BNW, menegaskan bahwa komitmen pihaknya tetap berjalan "gas pol" tanpa terganggu oleh penyisiran anggaran.
Salah satu poin krusial dalam perlindungan nelayan ini adalah kepastian distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Ricardo memastikan bahwa skema distribusi lansung ke tangan nelayan tidak akan tersentuh penghematan.
"Selagi harga minyak nasional tidak naik, insyallah bantuan pemerintah kota bandar Lampung kepada nelayan tidak ada masalah.
Efisiensi anggaran ini sama sekali tidak berpengaruh terhadap nelayan kita,"jelas Ricardo pada Selasa, 14 April 2026.
Menurut Ricardo, ketersedian energi adalah kunci produktivitas. Tanpa jaminan solar, roda ekonomi di wilayah pesisir bisa lumpuh, yang pada akhirnya akan berdampak pada inflasi komoditas laut di pasar-pasar lokal.
Menurutnya, perhatian pemkot Bandar Lampung terhadap masyarakat pesisir diklaim sebagai program yang terstruktur dan berkelanjutan dari tahun ke tahun.
Selain energi, fokus bantuan juga di arahkan pada aspek teknis di lapangan.
Adapun beberapa langkah penguatan yang dilakukan DKP Bandar Lampung, antara lain;
Distribusi sarana prasarana (saspras) dimana penyaluran bantuan saspras ini sebagai penunjang aktivitas melaut yang dilakukan secara bertahap.
Lalu, Infrastruktur pesisir berupa perbaikan fasilitas pendukung di titik pendaratan ikan agar memadai.
Kemudian, melakukan pendampingan ekonomi dengan cara memastikan nelayan tetap mampu bersaing meski di tengah tantangan Ekonomi nasional yang fluktuatif.
Ricardo optimis bahwa dengan sinergi antara ketersedian energi dan infrastruktur yang mumpuni, pendapatan nelayan Bandar Lampung akan terus mengalami tren positif.
"Nelayan di Bandar Lampung memiliki peran yang sangat besar bagi pemerintah. Kami terus menjaga keberlangsungan hidup mereka agar tetap bisa bertahan dan bahkan lebih produktif ke depannya,"tegas Ricardo.