Bandar Lampung Darurat Kriminal, Kasus Muncul Tiap Dua Jam dan Jadi yang Paling Rawan di Lampung

Data menunjukkan Bandar Lampung paling rentan kejahatan, memicu desakan penguatan keamanan dan kewaspadaan warga.
gambar-user/6Px0abZAJIG2ro0fZBYUwgsfTRai907NuXTVqJNw.webp
Farida Nurazizah - Kamis, 04 Des 2025 - 07:27 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung menyoroti frekuensi kejahatan tinggi di Bandar Lampung dibanding daerah lain serayata mendorong pemerintah dan warga meningkatkan perlindungan.
Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung menyoroti frekuensi kejahatan tinggi di Bandar Lampung dibanding daerah lain serayata mendorong pemerintah dan warga meningkatkan perlindungan. - Foto Ist. For Radar Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Sorotan publik kembali mengarah ke Kota Bandar Lampung akibat meningkatnya rasa tidak aman di berbagai kawasan permukiman dan pusat aktivitas warga.

Bagaimana tidak, data Lampung Statistik mencatat kejahatan di Bandar Lampung terjadi setiap dua jam dan menempatkannya sebagai wilayah paling rawan di Provinsi Lampung.

Perbandingan kemudian terlihat mencolok saat Lampung Selatan hanya mencatat satu kasus setiap empat jam.

Risiko turun perlahan di Lampung Tengah dengan satu kasus setiap lima jam.

Advertisements

Tercatat juga, ritme kriminal makin melambat di Metro yang mencatat delapan jam per kasus.

Sementara Lampung Utara mencatat sembilan jam per kejadian. Pesawaran mencatat dua belas jam per kasus.

Lalau Pringsewu mencatat empat belas jam; Tanggamus mencatat enam belas jam; dan Tulang Bawang mencatat sembilan belas jam.

Sementara Lampung Timur bahkan mencatat dua puluh satu jam per kasus.

Advertisements

Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Wiyadi, menilai rentang waktu yang timpang itu menunjukkan ancaman kriminal di Bandar Lampung bergerak lebih agresif dibanding daerah lain.

Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tidak memaknai statistik ini sebagai pola tahunan melainkan peringatan serius bagi keamanan publik.

“Keamanan ini tanggung jawab bersama dan tidak bisa dibebankan hanya kepada aparat,” ujar Wiyadi melalui sambungan telepon.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang kembali menggerakkan LINMAS sebagai penjaga awal keamanan lingkungan.

Advertisements

Menurutnya, penguatan LINMAS dapat menutup celah kejahatan sejak tingkat permukiman.

Ia mengimbau warga dan pelaku usaha memperketat kewaspadaan mulai dari kunci ganda kendaraan hingga pelaporan cepat saat melihat gerak mencurigakan.

“Bandar Lampung ini kota besar sehingga kewaspadaan harus sejalan dengan mobilitas warganya,” katanya.

Advertisements

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements