Prediksi Harga Emas Kamis 23 April 2026, Berpotensi Tembus Rekor Baru Rp3,1 Juta per Gram

gambar-user/fF2dADsWWGKPuvfTa5ukI37bUPGDen9R9O3fq80p.webp
Anggi Rhaisa - Rabu, 22 Apr 2026 - 22:03 WIB
Prediksi Harga Emas Besok, Kamis 23 April 2026.
Prediksi Harga Emas Besok, Kamis 23 April 2026. - Ilustrasi/Foto.Pixabay.com/stevebidmead

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDAR LAMPUNG- Harga emas batangan pada Kamis, 23 April 2026, diprediksi akan mengalami pergerakan fluktuatif dengan kecenderungan menguat tajam. 

Para analis memperkirakan logam mulia ini berpotensi mencetak level tertinggi baru di pasar domestik.

Berdasarkan data yang dihimpun dari analisis pasar global dan situs Sahabat Pegadaian, harga emas Antam diprediksi berpeluang menembus level psikologis Rp3.100.000 per gram.

Meskipun diprediksi melonjak, pergerakan emas tetap akan dipengaruhi oleh titik resisten. 

Advertisements

Analisis menunjukkan adanya peluang penguatan kembali menuju titik resisten pertama di kisaran Rp2.898.000 per gram jika terjadi kenaikan secara bertahap sejak pembukaan pasar pagi besok.

Kondisi pasar saat ini dinilai sangat dinamis. Fluktuasi harga ini dipicu oleh sentimen global serta pergerakan nilai tukar mata uang yang masih tidak menentu.

Sebagai referensi bagi masyarakat di Lampung yang ingin melakukan investasi atau transaksi, berikut adalah daftar harga emas hari ini Rabu, 22 April 2026:

1. Harga Emas Antam

Advertisements

0.5 gram: Rp 1.524.000

1 gram: Rp 2.944.000

2 gram: Rp 5.824.000

5 gram: Rp 14.482.000

Advertisements

 

2. Harga Emas UBS

0.5 gram: Rp 1.554.000

1 gram: Rp 2.877.000

Advertisements

2 gram: Rp 5.709.000

5 gram: Rp 14.106.000

 

3. Harga Emas Galeri 24

Advertisements

0.5 gram: Rp 1.487.000

1 gram: Rp 2.835.000

2 gram: Rp 5.601.000

5 gram: Rp 13.899.000

Advertisements

Melihat tren penguatan ini, para investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga secara real-time, mengingat perubahan harga emas dapat terjadi sewaktu-waktu tergantung pada kondisi geopolitik dan ekonomi internasional. 

 

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements