Waspada Penipuan, Nomor WA Mengatasnamakan Kadis Kominfo Metro Beredar

Ruri Setiauntari - Rabu, 17 Jun 2026 - 12:17 WIB
Waspada Penipuan, Nomor WA Mengatasnamakan Kadis Kominfo Metro Beredar
Waspada Penipuan, Nomor WA Mengatasnamakan Kadis Kominfo Metro Beredar - Dokumentasi

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID – Masyarakat Kota Metro diminta lebih berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.

Imbauan tersebut muncul setelah beredar nomor WhatsApp yang menggunakan identitas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro, Deddy Hasmara.

Nomor tersebut diketahui memakai foto profil serta identitas yang menyerupai Deddy Hasmara.

Pelaku diduga memanfaatkan identitas tersebut untuk meminta sejumlah uang, bantuan dana, maupun keperluan pribadi lainnya.

Advertisements

Menanggapi kejadian itu, Deddy Hasmara menegaskan bahwa nomor yang beredar bukan miliknya.

Ia menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan identitas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Kami meminta masyarakat agar tidak langsung mempercayai pesan atau telepon yang mengatasnamakan saya, terutama jika berkaitan dengan permintaan uang atau hal-hal mencurigakan lainnya. Pastikan informasi tersebut diverifikasi melalui jalur resmi,” ujarnya, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Deddy, modus pencatutan nama pejabat publik masih sering digunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk memperoleh kepercayaan calon korban.

Advertisements

Karena itu, masyarakat diharapkan lebih teliti sebelum memberikan respons terhadap pesan yang diterima.

Sebagai langkah antisipasi, warga diminta untuk selalu mengecek kebenaran informasi melalui nomor resmi instansi terkait atau mendatangi kantor pemerintahan secara langsung apabila menerima pesan yang mencurigakan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak tergesa-gesa mengambil keputusan ketika menerima permintaan transfer uang atau bantuan yang mengatasnamakan pejabat daerah.

"Jangan mudah terpancing atau merasa tertekan oleh pesan yang meminta tindakan cepat. Pelaku biasanya memanfaatkan situasi tersebut agar korban tidak sempat melakukan verifikasi. Jika ragu, abaikan terlebih dahulu dan lakukan pengecekan kepada pihak yang berwenang," katanya.

Advertisements

Ia juga mengajak warga untuk segera melapor apabila menemukan atau menerima komunikasi serupa.

Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah munculnya korban baru serta membantu proses penanganan oleh pihak terkait.

"Apabila ada masyarakat yang menerima pesan atau telepon dengan modus serupa, segera laporkan kepada kami atau aparat penegak hukum. Dengan begitu, penyebaran modus penipuan ini dapat dicegah dan tidak merugikan masyarakat yang lebih luas," tandasnya.

Selain itu, masyarakat diingatkan agar tidak memberikan informasi pribadi.

Advertisements

Termasuk kode OTP, data perbankan, maupun melakukan transfer dana kepada pihak yang mengaku berasal dari instansi pemerintah tanpa adanya verifikasi yang jelas.

Pemerintah Kota Metro berharap warga semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan teknologi komunikasi dan identitas pejabat publik demi kepentingan pribadi.

Share:
Editor: Dian Saptari
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements