RADARLAMPUNG.CO.ID - Malam turun perlahan di Desa Bandar Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Di antara perkebunan dan rumah papan, cahaya baru kini hadir menyinari hunian warga.
Suara alam bersahutan menjadi saksi perubahan besar yang lama dinantikan masyarakat.
Di teras rumah sederhananya, Ruslam duduk dengan senyum yang tidak dapat ia sembunyikan.
Lelah bekerja di ladang terbayar oleh kebahagiaan sederhana karena rumahnya akhirnya dialiri listrik.
Selama bertahun-tahun, Ruslam dan keluarga hanya mengandalkan genset kecil untuk penerangan.
Satu liter bensin hanya cukup beberapa jam sehingga malam mereka kembali gelap.
Anak-anak belajar dengan penerangan seadanya dan istrinya sering menghentikan pekerjaan menjahit.
Genset selalu kehabisan bahan bakar sehingga aktivitas malam mereka tidak maksimal.
“Alhamdulillah, sekarang rumah kami terang tanpa harus memikirkan beli bensin tiap malam,” ujar Ruslam.
Ia mengatakan anak-anak bisa belajar lebih lama dan istrinya dapat menjahit dengan tenang.
Perubahan ini terwujud melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik atau BPBL dari pemerintah.
Program tersebut merupakan inisiatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk menghadirkan sambungan listrik gratis.
BPBL menyasar masyarakat tidak mampu terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar atau 3T.
Kebahagiaan Ruslam bertambah karena Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia hadir langsung ke rumahnya.
Sang menteri menyalakan kWh meter pada Kamis 16 Oktober 2025 sesuai keterangan tertulis Kementerian ESDM.
Saat lampu menyala, warga sekitar bersorak gembira menyambut momen bersejarah itu.
Bagi Ruslam, cahaya tersebut bukan sekadar penerangan tetapi simbol babak baru bagi keluarganya.
Program BPBL menjadi wujud komitmen pemerintah untuk pemerataan akses energi di seluruh Nusantara.
Program ini sejalan dengan Astacita Presiden dalam mewujudkan swasembada energi nasional.
Pada 2025, pemerintah menargetkan 215.000 rumah tangga pra-sejahtera di 36 provinsi menerima sambungan gratis.
Kini rumah-rumah di Desa Bandar Jaya mulai bersinar terang setiap malam.
Anak-anak dapat belajar lebih nyaman dan para ibu lebih leluasa beraktivitas di rumah.
Warga desa merasakan perubahan nyata yang membawa dampak positif pada kehidupan mereka.
Hadirnya listrik tidak hanya menerangi rumah tetapi juga menyalakan harapan masa depan yang lebih cerah.
Program BPBL terus membawa terang ke rumah warga kurang mampu dengan layanan sepenuhnya gratis.
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang meminta biaya pemasangan listrik.
Jika menemukan pungutan liar, warga dapat melapor melalui Contact Center ESDM 136.
Langkah ini penting agar program berjalan bersih dan memberi manfaat bagi penerima yang berhak.