RADARLAMPUNG.CO.ID - HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
Meskipun telah banyak kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang HIV, masih banyak orang yang tidak sepenuhnya memahami bagaimana virus ini menular, serta bagaimana cara terbaik untuk mencegahnya.
Sayangnya, ketidaktahuan ini sering kali menimbulkan stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV, bahkan di kalangan teman-teman atau keluarga dekat.
Penting untuk diingat bahwa HIV hanya dapat menular melalui beberapa cara yang sangat spesifik, dan pengetahuan tentang cara penularan ini sangat membantu dalam mengurangi rasa takut dan kekhawatiran yang tidak berdasar.
Mengutip dari unggahan Ayo Sehat Kementerian Kesehatan, masih banyak mitos-mitos penularan HIV yang beredar dan diyakini masyarakat, seperti:
1. Bersalaman atau Bersentuhan
Tidak ada risiko penularan HIV melalui bersalaman atau bersentuhan fisik biasa.
2. Bertukar Pakaian
HIV tidak dapat menular hanya karena bertukar pakaian dengan orang yang terinfeksi.
3. Tinggal Serumah dengan yang Terinfeksi
Tidak ada risiko penularan jika kamu tinggal serumah dengan orang yang hidup dengan HIV, selama tidak ada kontak langsung dengan cairan tubuh yang terinfeksi.
4. Berbagi Makanan dan Minuman
HIV tidak menyebar melalui berbagi makanan atau minuman dengan orang lain.
5. Menggunakan Toilet Bergantian
Penggunaan toilet bersama tidak menularkan HIV.
6. Berciuman
HIV tidak dapat menular melalui ciuman biasa.
Fakta Penularan HIV
Faktanya, HIV hanya dapat menular melalui empat cairan tubuh.
1. Darah
Penularan HIV bisa terjadi jika darah yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh kita, misalnya melalui jarum suntik yang terkontaminasi.
2. Sperma
Cairan sperma yang terinfeksi bisa menularkan HIV jika bersentuhan dengan membran sensitif tubuh.
3. Cairan Vagina
Seperti halnya sperma, cairan vagina yang terinfeksi dapat menyebabkan penularan saat kontak dengan area sensitif tubuh.
4. Air Susu Ibu (ASI)
Ibu yang terinfeksi HIV dapat menularkan virus ini kepada bayi melalui ASI.
Sementara, jalur-jalur utama penularan HIV juga terbagi menjadi empat jalur utama, di antaranya adalah:
1. Hubungan Seksual
Ini adalah cara paling umum penularan HIV, terutama melalui kontak seksual tanpa pelindung yang melibatkan cairan tubuh yang terinfeksi.
2. Alat Medis atau Jarum Tercemar
Penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi HIV dapat menyebabkan penularan.
3. Transfusi Darah
Jika darah yang disumbangkan tidak melalui skrining yang aman, ini bisa menjadi jalur penularan.
4. Ibu ke Bayi
Seorang ibu yang terinfeksi dapat menularkan HIV kepada bayinya selama kehamilan, persalinan, atau melalui ASI.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1