Jangan Salah Kaprah! Ketahui Fakta Penyebaran HIV, Hindari Stigma yang Ada

gambar-user/mRvGLMtwO8M8YpVJMRyfoioQcU4vOXo4QdRhyiM0.jpg
⁠Yasmin Faicha - Rabu, 24 Des 2025 - 11:35 WIB
Simbol HIV.
Simbol HIV. - Foto: X/@KemenkesRI

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.

Meskipun telah banyak kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang HIV, masih banyak orang yang tidak sepenuhnya memahami bagaimana virus ini menular, serta bagaimana cara terbaik untuk mencegahnya.

Sayangnya, ketidaktahuan ini sering kali menimbulkan stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV, bahkan di kalangan teman-teman atau keluarga dekat.

Penting untuk diingat bahwa HIV hanya dapat menular melalui beberapa cara yang sangat spesifik, dan pengetahuan tentang cara penularan ini sangat membantu dalam mengurangi rasa takut dan kekhawatiran yang tidak berdasar.

Advertisements

Mengutip dari unggahan Ayo Sehat Kementerian Kesehatan, masih banyak mitos-mitos penularan HIV yang beredar dan diyakini masyarakat, seperti:

1. Bersalaman atau Bersentuhan

Tidak ada risiko penularan HIV melalui bersalaman atau bersentuhan fisik biasa.

2. Bertukar Pakaian

Advertisements

HIV tidak dapat menular hanya karena bertukar pakaian dengan orang yang terinfeksi.

3. Tinggal Serumah dengan yang Terinfeksi

Tidak ada risiko penularan jika kamu tinggal serumah dengan orang yang hidup dengan HIV, selama tidak ada kontak langsung dengan cairan tubuh yang terinfeksi.

4. Berbagi Makanan dan Minuman

Advertisements

HIV tidak menyebar melalui berbagi makanan atau minuman dengan orang lain.

5. Menggunakan Toilet Bergantian

Penggunaan toilet bersama tidak menularkan HIV.

6. Berciuman

Advertisements

HIV tidak dapat menular melalui ciuman biasa.

Fakta Penularan HIV

Faktanya, HIV hanya dapat menular melalui empat cairan tubuh.

1. Darah

Penularan HIV bisa terjadi jika darah yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh kita, misalnya melalui jarum suntik yang terkontaminasi.

Advertisements

2. Sperma

Cairan sperma yang terinfeksi bisa menularkan HIV jika bersentuhan dengan membran sensitif tubuh.

3. Cairan Vagina

Seperti halnya sperma, cairan vagina yang terinfeksi dapat menyebabkan penularan saat kontak dengan area sensitif tubuh.

Advertisements

4. Air Susu Ibu (ASI)

Ibu yang terinfeksi HIV dapat menularkan virus ini kepada bayi melalui ASI.

Sementara, jalur-jalur utama penularan HIV juga terbagi menjadi empat jalur utama, di antaranya adalah:

1. Hubungan Seksual

Advertisements

Ini adalah cara paling umum penularan HIV, terutama melalui kontak seksual tanpa pelindung yang melibatkan cairan tubuh yang terinfeksi.

2. Alat Medis atau Jarum Tercemar

Penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi HIV dapat menyebabkan penularan.

3. Transfusi Darah

Advertisements

Jika darah yang disumbangkan tidak melalui skrining yang aman, ini bisa menjadi jalur penularan.

4. Ibu ke Bayi

Seorang ibu yang terinfeksi dapat menularkan HIV kepada bayinya selama kehamilan, persalinan, atau melalui ASI.

*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1

Advertisements

 

 

 

Advertisements

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements