RADARLAMPUNG.CO.ID – Samsung memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan di lini perangkatnya melalui Galaxy S25 FE. Ponsel kelas menengah ini tidak hanya menawarkan peningkatan performa, tetapi juga menjadi medium belajar baru bagi pengguna yang ingin mengasah kemampuan berbahasa Inggris.
Lewat dukungan Galaxy AI, terutama Gemini Live dan Live Translate, Samsung menghadirkan pengalaman belajar bahasa yang lebih interaktif dan personal.
Gemini Live menjadi pusat pengalaman ini. Berbeda dari asisten digital konvensional, fitur tersebut memungkinkan pengguna bercakap dua arah layaknya berdialog dengan tutor pribadi.
Untuk memulai, pengguna cukup membuka Gemini Live dan memberi instruksi agar AI mengoreksi tata bahasa selama percakapan berlangsung.
Selepas itu, sesi latihan dapat berjalan secara natural. AI akan memantau konteks, mengidentifikasi kesalahan grammar, dan memberikan saran perbaikan secara langsung. Pengguna bebas memilih topik, mulai dari obrolan ringan seputar aktivitas harian hingga diskusi isu terkini.
Fleksibilitas ini membuat latihan terasa relevan dan tidak membosankan. Ditambah lagi, seluruh proses dapat dilakukan kapan saja. Satu-satunya syarat adalah koneksi internet yang stabil.
Fitur lain yang memperkuat fungsi pendidikan di Galaxy S25 FE adalah Live Translate. Bagi mereka yang ingin berlatih dengan teman atau penutur asli namun terkendala bahasa, fitur ini bertindak sebagai penerjemah simultan dalam percakapan telepon maupun aplikasi pesan.
Kedua pihak dapat berbicara dalam bahasa masing-masing dan sistem akan menerjemahkan secara langsung, memberi kesempatan latihan yang lebih realistis dan menambah variasi lawan bicara.
Kombinasi koreksi grammar otomatis dari Gemini Live dan terjemahan instan melalui Live Translate menjadikan Galaxy S25 FE sebagai perangkat yang tidak sekadar menunjang komunikasi, tetapi juga pengembangan diri. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan generasi muda yang menginginkan solusi cepat, personal, dan bisa diakses kapan pun.
Kehadiran fitur AI canggih pada perangkat mid-range ini juga menandai semakin meratanya akses teknologi pembelajaran. Pengguna tidak lagi harus bergantung pada ponsel premium atau aplikasi berbayar untuk mendapatkan pengalaman pembelajaran bahasa berbasis AI.
Samsung dan Google turut memperbarui kemampuan Gemini Live secara berkala, termasuk memperluas dukungan bahasa. Tren penggunaan AI di ranah belajar dan pengembangan diri juga terlihat pada ekosistem lain, termasuk iOS, yang kini mulai mengadopsi Gemini Live sebagai tambahan fitur.
Dengan dukungan AI, Galaxy S25 FE tak hanya tampil sebagai ponsel yang kuat di sisi hardware, tetapi juga sebagai perangkat yang mendorong produktivitas dan peningkatan keterampilan.
Bagi pengguna yang ingin terus berkembang, kemampuan berlatih bahasa secara mandiri lewat Gemini Live menjadi alasan yang layak dipertimbangkan saat memilih perangkat sehari-hari.
*Peserta Magang Kemnaker Batch 1