Agus Suwignyo - Minggu, 02 Agt 2026 - 07:49 WIB
Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan.
Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan. - Foto Polres Pringsewu

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

PRINGSEWU- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pringsewu mencatat sebanyak 115 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kabupaten Pringsewu sepanjang Januari hingga Juli 2026. Rentetan insiden tersebut menelan 18 korban jiwa.

Selain korban meninggal dunia, tercatat 8 orang mengalami luka berat dan 126 orang menderita luka ringan. 

Total kerugian material yang ditimbulkan akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp91 juta. 

Adapun kendaraan yang terlibat meliputi 153 unit sepeda motor dan 33 unit kendaraan roda empat atau lebih.

Advertisements

Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu I Kadek Gunawan, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, mengungkapkan bahwa pemicu utama maraknya kecelakaan di jalan raya masih didominasi oleh faktor kelalaian manusia (human error).  

"Mayoritas kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengendara. Mulai dari tidak mematuhi rambu lalu lintas, melaju melebihi batas kecepatan, kurang berkonsentrasi saat berkendara, hingga mengabaikan penggunaan perlengkapan keselamatan. Hal ini menunjukkan kesadaran berlalu lintas masyarakat masih perlu terus ditingkatkan," ujar Iptu I Kadek Gunawan.

Berdasarkan hasil evaluasi jajaran Satlantas Polres Pringsewu, mayoritas korban berada pada kelompok usia produktif, yakni rentang 16 hingga 30 tahun.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena kelompok usia tersebut memiliki mobilitas harian yang sangat tinggi.

Advertisements

Temuan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kepolisian untuk terus memperkuat langkah-langkah pencegahan di lapangan. 

Meski penegakan hukum tetap berjalan, pendekatan preventif dinilai jauh lebih efektif dalam menekan angka fatalitas.

Sebagai langkah konkret, Satlantas Polres Pringsewu mengintensifkan patroli di titik-titik rawan kecelakaan dan pelanggaran, terutama pada jam-jam padat kendaraan.

Kehadiran petugas diharapkan mampu mencegah pelanggaran sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Advertisements

Selain patroli, kepolisian juga gencar menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas secara rutin ke berbagai sektor.

Pelajar: Melalui program Police Goes to School.

Masyarakat Umum dan Komunitas: Menggandeng komunitas otomotif, pengemudi angkutan, instansi pemerintah, hingga perusahaan.

Kampanye Publik: Lewat penyuluhan langsung, pembinaan, hingga pemasangan spanduk imbauan.  

Advertisements

"Kami terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui patroli dan edukasi. Tujuannya membangun budaya tertib berlalu lintas sehingga angka kecelakaan di Pringsewu dapat terus ditekan," tegas Kasat Lantas.

Di akhir keterangannya, Iptu I Kadek Gunawan kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas.

Masyarakat diminta selalu mematuhi aturan, mengunci helm SNI atau menggunakan sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat mengemudi, menghindari berkendara dalam kondisi lelah, serta mengontrol kecepatan kendaraan.

 

Advertisements

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements