RADARLAMPUNG.CO.ID - Mengantisipasi potensi bencana, Polres Pringsewu menyiagakan 231 personel yang tergabung dalam Satgas dan tersebar hingga tingkat Polsek.
Selain itu, Polres Pringsewu juga mendirikan posko siaga bencana untuk memperkuat koordinasi dan penanganan darurat di wilayah setempat.
Kasi Humas Polres Pringsewu, AKP Priyono, mewakili Kapolres AKBP M. Yunnus Saputra, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi bencana dan perlindungan masyarakat saat cuaca ekstrem.
“Kami menyiagakan personel dan peralatan agar dapat merespons cepat setiap potensi bencana, baik banjir, angin kencang, maupun puting beliung,” ujar AKP Priyono.
Ia menambahkan, meski sarana terbatas, Polres berupaya agar penanganan di lapangan tetap berjalan efektif dan cepat.
Para personel bertugas 24 jam dengan sistem tiga regu bergiliran untuk memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian bencana.
Posko utama berada di Mapolres Pringsewu dan dilengkapi kendaraan operasional, gergaji mesin, serta perahu karet untuk evakuasi maupun penanganan darurat.
Langkah antisipatif ini dilakukan menghadapi potensi bencana banjir dan angin kencang pada musim hujan yang diperkirakan berlangsung November 2025 hingga Februari 2026.
“Kesiapsiagaan bukan hanya soal peralatan, tetapi juga kepedulian dan kecepatan bertindak,” pesan AKP Priyono.
Ia berharap masyarakat turut aktif menjaga keselamatan diri dan lingkungan di tengah musim hujan tahun ini.