Bunda Eva Salurkan Bantuan Beras dan Santunan Kepada Ribuan Warga Terdampak Banjir

gambar-user/fF2dADsWWGKPuvfTa5ukI37bUPGDen9R9O3fq80p.webp
Anggi Rhaisa - Kamis, 16 Apr 2026 - 13:03 WIB
Pasca Banjir, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Salurkan Bantuan Tunai dan Beras 10 Kg Kepada 5.824 KK Yang Terdampak.
Pasca Banjir, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Salurkan Bantuan Tunai dan Beras 10 Kg Kepada 5.824 KK Yang Terdampak. - Foto. Anggi Rhaisa/Radar Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

BANDAR LAMPUNG– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turun langsung menyalurkan bantuan kepada ribuan warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah, Kamis 16 April 2026. 

Penyaluran ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah kota dalam meringankan beban masyarakat pascabencana.

Bantuan yang diserahkan berupa beras 10 kilogram dan santunan untuk setiap Kepala Keluarga (KK). 

Pada tahap ini, bantuan dipusatkan di beberapa titik, di antaranya Kantor Kecamatan Bumi Waras dan Tanjung Karang Pusat.

Advertisements

Berdasarkan data BPBD Kota Bandar Lampung, tercatat sebanyak 5.824 KK terdampak banjir yang tersebar di 36 titik di 16 kecamatan terdampak.

Untuk hari ini, Wali Kota melakukan penyaluran bantuan di 9 kecamatan, meliputi Bumi Waras, Tanjung Karang Pusat, Rajabasa, Labuhan Ratu, Tanjung Senang, Sukabumi, dan wilayah lainnya.

"Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri. Pemerintah akan terus hadir membantu, baik melalui bantuan langsung maupun upaya perbaikan infrastruktur ke depan," ujar Eva Dwiana di sela-sela penyerahan bantuan.

Di sela kunjungan, orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini juga menyapa dan mendengar langsung keluhan warga terkait dampak banjir yang merendam permukiman mereka dalam beberapa hari terakhir.

Advertisements

Selain menyalurkan logistik, sambung Bunda Eva, ia menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi prioritas utama melalui langkah-langkah strategis. 

Bunda Eva juga menyampaikan, Pemkot Bandar Lampung tengah mempercepat normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase, termasuk pembersihan sedimen tebal di gorong-gorong.

Eva juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) agar penanganan banjir tidak dilakukan secara parsial.

"Harus duduk bersama dengan pihak balai (BBWS), mana yang menjadi tanggung jawab masing-masing agar bisa diselesaikan bersama. Master plan mitigasi banjir kita sudah mulai berjalan," tegasnya saat diwawancarai di Kecamatan Labuhan Ratu, pada Kamis, 16 April 2026.

Advertisements

Gerak cepat Pemkot Bandar Lampung dalam menangani dampak cuaca ekstrem ini mendapat apresiasi dari masyarakat. 

Seperti di Kelurahan Penengahan, Satgas Bandar Lampung dan BPBD dikerahkan untuk mengeruk sedimen serta menyedot genangan air menggunakan pompa.

"Lampu yang awalnya sempat mati saat hujan, sudah kembali hidup. Ini penting untuk penerangan dan aktivitas kami. Air di gorong-gorong juga lebih cepat surut karena rutin dibersihkan," ungkap Bayu (34), salah seorang warga setempat.

Wali Kota Eva Dwiana kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, sembari memastikan evaluasi terhadap titik-titik rawan banjir terus dilakukan secara intensif.

Advertisements

 

Share:
Editor: Dian Saptari
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements