Intelijen Kejari Lamtim Deteksi True Crime Drock Community dan Aliran Sesat

Syamsudin - Kamis, 23 Apr 2026 - 16:42 WIB
Pakem Lampung Timur petakan aliran keagamaan dan waspadai True Crime Drock Community yang menyasar pelajar dengan konten kekerasan.
Pakem Lampung Timur petakan aliran keagamaan dan waspadai True Crime Drock Community yang menyasar pelajar dengan konten kekerasan. - Foto Ist. For Radar Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Antisipasi aliran sesat dan paham kekerasan dilakukan pada Kamis, 23 April 2026, oleh Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan (Pakem).

Tim tersebut terdiri atas Kejari, kepolisian, Kodim 0429/LT, Kesbangpol, Kemenag, Dikbud, MUI, FKUB, Parisada Hindu Dharma Indonesia, Majelis Budayana Indonesia, serta Forum Umat Kristiani dan Katolik.

Mereka menggelar rapat koordinasi, pencegahan, sekaligus pengawasan terhadap berbagai aliran dan paham yang berpotensi sesat serta wajib diwaspadai.

Dalam forum tersebut dibahas juga terkait adanya aliran maupun paham baru yang berpotensi besar masuk ke Lampung Timur.

Advertisements

Selain itu, dibahas pula isu True Crime Drock Community yang baru-baru ini terjadi di kalangan pelajar.

Kasi Intelijen Kejari Lampung Timur menuturkan, Tim Pakem selama ini terus melakukan pengawasan dan pencegahan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai agar paham atau aliran tidak sesuai dengan ideologi Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Langkah ini terus kami lakukan sebagai upaya pencegahan," terang Alifin.

Advertisements

Ia melanjutkan, saat ini Tim Pakem mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan pengawasan dan deteksi di beberapa kecamatan di Lampung Timur.

Hal itu berkaitan dengan isu True Crime Drock Community yang baru-baru ini muncul di kota-kota besar.

Alifin menyampaikan, hasil pembahasan Tim Pakem menunjukkan True Crime Drock Community merupakan kelompok yang menyebarkan paham kekerasan.

Kelompok tersebut bertujuan menciptakan suasana tidak nyaman di tengah masyarakat serta memicu keributan dan tindakan anarkistis.

Advertisements

Bahkan, setelah berbuat anarkistis, komunitas tersebut dengan pengikut pelajar menyebarkan video rekaman kekerasan melalui WhatsApp di kalangan pelajar.

Tujuannya untuk memengaruhi pelajar lainnya.

"Saat ini kami terus mendeteksi dan memantau perkembangan isu serta langkah-langkah antisipasi terkait True Crime Drock Community tersebut," tutup Alifin Nurahmana Wanda.

Berdasarkan data Kesbangpol Lampung Timur, sedikitnya tiga kecamatan disinyalir menjadi pengikut paham kepercayaan dan aliran sesat.

Advertisements

Yakni terindikasi adanya paham yang dilarang atau disebut sekte sesat.

Di Kecamatan Waway Karya ditemukan sedikitnya 22 pengikut paham atau aliran keagamaan Ahmadiyah di bawah pimpinan Wakidi.

Kemudian, aliran Baha'i yang disebut sebagai aliran sesat ditemukan di Kecamatan Sekampung Udik di bawah pimpinan Sya'roni dengan enam pengikut.

Aliran tersebut juga terdata di Kecamatan Sekampung di bawah pimpinan Prayitno dengan lima pengikut.

Advertisements

Di Kecamatan Sekampung juga ditemukan empat pengikut paham Baha'i di bawah pimpinan Teguh.

Selain itu, ditemukan pula paham atau aliran kepercayaan keagamaan yang patut diwaspadai dan tersebar di beberapa kecamatan.

Paham Syiah di bawah pimpinan Tulus berada di Kecamatan Labuhan Ratu dengan 18 pengikut.

Di Kecamatan Raman Utara, di bawah pimpinan Wakiran, terdapat 20 pengikut Syiah.

Advertisements

Kemudian di Kecamatan Sukadana, di bawah pimpinan Agus, terdapat 40 pengikut paham Syiah.

Aliran keagamaan lainnya yakni Islam Study (IS) di Kecamatan Batanghari Nuban di bawah pimpinan Samsul Bahri dengan 27 pengikut.

Khilafatul Muslimin (KM) di Kecamatan Way Jepara di bawah pimpinan Martoyo, S.Pd., memiliki 125 pengikut.

Salafi di Kecamatan Pekalongan di bawah pimpinan Basuki Duantoro memiliki 70 pengikut.

Advertisements

Purbo Khayun di Kecamatan Raman Utara di bawah pimpinan Sunarto memiliki 40 pengikut.

Pendidikan Kerohanian Luhur (PKL) di Kecamatan Purbolinggo di bawah pimpinan Sujito memiliki 60 pengikut.

Bumiantoro di Kecamatan Purbolinggo di bawah pimpinan Sumani memiliki 125 pengikut.

Sapto Darmo di Kecamatan Sekampung di bawah pimpinan Wakijo memiliki 30 pengikut.

Advertisements

Amanat Keagungan Ilahi (AKI) di Kecamatan Gunung Pelindung di bawah pimpinan Baidowi memiliki 10 pengikut.

Selain itu, Paguyuban Pendidikan Ilmu Kerohanian (PPIK) tersebar di lima kecamatan.

Di Kecamatan Batanghari, di bawah pimpinan S. Jayeng Karso, terdapat 140 pengikut.

Lalu ada di Kecamatan Sekampung, di bawah pimpinan Sukimun, terdapat 200 pengikut.

Advertisements

Di Kecamatan Purbolinggo, di bawah pimpinan Warno Haris, terdapat 115 pengikut.

Terdapat juga di Kecamatan Batanghari Nuban, di bawah pimpinan Sumijan, dengan 110 pengikut.

Di Kecamatan Marga Tiga, di bawah pimpinan Wahab, terdapat 67 pengikut.

Masih di Kecamatan Marga Tiga, di bawah pimpinan Sukidi, terdapat 50 pengikut.

Advertisements

Sementara itu, aliran Eyang Sungkono di Kecamatan Bumi Agung di bawah pimpinan Eyang Sungkono Cimarias memiliki 16 pengikut.

Aliran Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang dipimpin Suparno memiliki 42 pengikut.

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements