BANDAR LAMPUNG-Tren pergerakan harga Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan koreksi.
Pada perdagangan Rabu, 1 Juli 2026, harga emas batangan resmi Antam ditutup merosot ke level Rp 2.625.000 per gram.
Angka tersebut mencatat penurunan sebesar Rp 5.000 jika dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Koreksi ini juga memicu penurunan tajam pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam.
Harga buyback tercatat anjlok sebesar Rp 15.000, sehingga posisinya kini berada di level Rp 2.320.000 per gram.
Bagi masyarakat Lampung yang berencana melakukan investasi atau mencairkan aset emasnya, berikut adalah informasi lengkap perkembangan harga emas fisik dan digital serta proyeksi pasar selanjutnya.
Daftar Lengkap Harga Emas Per 1 Juli 2026
Berdasarkan data yang dihimpun, berikut rincian harga emas batangan Antam, UBS di Pegadaian, hingga harga beli emas digital:
1. Harga Emas Batangan Antam
0,5 Gram: Rp 1.365.000
1 Gram: Rp 2.625.000 - Rp 2.630.000 (bervariasi tergantung lokasi butik/gerai)
2 Gram: Rp 5.190.000 - Rp 5.200.000
3 Gram: Rp 7.760.000 - Rp 7.780.000
5 Gram: Rp 12.900.000 - Rp 12.935.000
10 Gram: Rp 25.745.000
50 Gram: Rp 128.395.000
100 Gram: Rp 256.712.000
2. Harga Emas Batangan UBS (Pegadaian)
0,5 Gram: Rp 1.412.000
1 Gram: Rp 2.612.000
2 Gram: Rp 5.183.000
10 Gram: Rp 25.480.000
3. Harga Emas Digital (Harga Beli)
Treasury: Rp 2.408.284 per gram
Lakuemas: Rp 2.395.000 per gram
Proyeksi dan Prediksi Harga Emas untuk 2 Juli 2026
Bagaimana pergerakan harga emas untuk perdagangan Kamis, 2 Juli 2026 besok?
Analisis teknikal dari industri berjangka PT Traze Andalan Futures memprediksi pergerakan harga emas lokal masih rawan mengalami koreksi lanjutan dan akan bergerak fluktuatif cenderung melemah.
Jika harga emas spot global gagal mempertahankan posisinya, emas Antam berisiko menguji level support psikologis baru. Investor disarankan mencermati batasan harga berikut:
Level Support 1: Rp 2.640.000 per gram
Harga Penutupan (1 Juli): Rp 2.625.000 per gram
Level Support 2: Rp 2.530.000 per gram (potensi melemah jika tekanan jual berlanjut)
Faktor Global Penggerak Harga Emas
Menurut analisis pasar, fluktuasi tajam yang terjadi pada komoditas emas saat ini sangat dipengaruhi oleh tiga sentimen utama global:
Suku Bunga The Fed dan Data JOLTS: Rilis data ketenagakerjaan AS (JOLTS) menunjukkan hasil yang lebih kuat dari ekspektasi. Hal ini mempertegas ekonomi AS masih kokoh dan memicu kekhawatiran pasar bahwa Bank Sentral AS (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi, atau bahkan menaikkannya lagi.
Tekanan Dolar AS terhadap Rupiah: Indeks dolar AS yang menguat membuat nilai tukar Rupiah tertekan hingga melemah ke area Rp 17.907 per dolar AS. Kondisi ini membuat biaya impor emas menjadi fluktuatif.
Aksi Profit Taking: Setelah harga emas di pasar global sempat turun tajam hingga 10 persen sepanjang bulan Juni, momentum saat ini dimanfaatkan oleh banyak investor ritel untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking).