RADARLAMPUNG.CO.ID - Mutasi Polri akhir Desember 2025 merombak posisi 71 perwira tinggi (Pati)
Salah satunya Brigjen Hengki Haryadi yang mendapat promosi jabatan menjadi Wakapolda Riau.
Pada mutasi yang tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025, Hengki Haryadi menggantikan Brigjen Adrianto Jossy Kusumo yang alih tugas menjadi Wakapolda Kalimantan Timur.
Brigjen Hengki Haryadi merupakan jenderal yang berpengalaman di bidang reserse.
Jebolan Akpol 1996 yang mengawali tugas sebagai Bhayangkara di Polres Dili ini cukup lama bertugas di Lampung.
Jenderal kelahiran 1974 ini pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang dan Poltabes Bandar Lampung.
Kemudian Kapolsek Teluk Betung Selatan, Poltabes Bandar Lampung, Polda Lampung.
Pada 2010, Hengki masuk mutasi Polri dan ditarik ke Polda Metropolitan Jaya.
Ia mendapat tugas sebagai Kapolsek Metro Gambir, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Metro Jakarta Barat, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat.
Dalam mutasi Polri Polda Metro Jaya, Hengki ditunjuk sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum.
Pada masa itu, jenderal yang dikenal dengan prinsipnya, negara tidak boleh kalah oleh premanisme berhasil memimpin ungkap kasus menonjol.
Di Jakarta Barat, Hengki dikenal tegas menindak kelompok premanisme, termasuk kasus perebutan lahan di Kalideres serta menangkap Hercules.
Ia juga memimpin pengungkapan berbagai jaringan narkotika berskala nasional dan internasional.
Atas keberhasilannya tersebut, Hengki menerima penghargaan dari Drug Enforcement Administration (DEA).
Nama Hengki juga mencuat saat memimpin penangkapan artis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terkait kasus narkoba pada 2021.
Selain itu, ia berhasil membongkar sindikat mafia tanah yang melibatkan oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional.
Termasuk menangkap pimpinan organisasi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Hasan Baraja, di Lampung.
Sebelum ditunjuk sebagai Wakapolda Riau, Hengki menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.
Dengan rekam jejak panjang di bidang penegakan hukum dan pemberantasan kejahatan terorganisasi, kehadiran Brigjen Hengki Haryadi diharapkan membawa penguatan kinerja dan stabilitas keamanan di wilayah Riau.