RADARLAMPUNG.CO.ID - Penyanyi pop asal Amerika Serikat, Meghan Trainor menjadi sorotan publik usai mengumumkan kelahiran anak ketiganya.
Kabar kelahiran anak ketiganya itu dibagikan oleh Meghan melalui akun Instagram pribadinya @meghantrainor.
"Bayi perempuan kami, Mikey Moon Trainor, akhirnya lahir ke dunia berkat ibu pengganti kami yang luar biasa dan super." tulis Meghan dalam takarir unggahan tersebut, dikutip Kamis, 22 Januari 2026.
Kelahiran anak ketiganya disorot lantaran Meghan menggunakan jasa surrogacy atau ibu pengganti. Surrogate adalah prosedur medis ketika seorang wanita bersedia mengandung dan melahirkan bayi untuk orang lain.
Praktik surrogacy yang dipilih oleh Meghan ini sontak memicu perdebatan di kalangan netizen, bahkan sempat menjadi trending di platform X.
Sebagian netizen mengkritik metode ini karena adanya kekhawatiran tentang potensi eksploitasi tubuh perempuan. Termasuk risiko kesehatan dan komplikasi yang mungkin terjadi kepada ibu pengganti.
"Menyewa rahim, membeli bayi, dan membuat anak trauma dengan memisahkan mereka dari ibu yang melahirkan mereka untuk diberikan kepada orang asing (meski mereka adalah orang tua biologisnya) adalah tindakan yang jahat. Kita harus melarang praktik surrogacy." tulis salah satu pengguna X, @Prolife_***.
Sementara, sebagian lainnya tampak mendukung dan menilai bahwa selama praktik ini dilakukan dengan persetujuan dan tanpa paksaan bagi ibu pengganti, maka hal tersebut sah-sah saja dilakukan.
Opini tersebut juga menekankan bahwa praktik tersebut telah lama ada, bersifat profesional, bahkan di beberapa negara dilakukan secara legal dengan kontrak yang jelas.
"Profesi sebagai ibu pengganti sudah ada sejak tahun 1980, saya tidak tahu banyak dari kalian yang menentangnya sampai sekarang." tulis salah satu pengguna X, @trapezoidmo***.
"Kalau memang dilakukan secara sukarela dan tanpa paksaan, siapa kita untuk ngejudge pihak penyedia dan pengguna jasa?" tulis pengguna X lainnya, @catwomani***.
Atas perdebatan yang muncul dari kabar kelahiran anaknya, Meghan dalam wawancaranya bersama media People menjelaskan bahwa surrogacy adalah cara teraman bagi ia dan keluarganya.
"Ini bukan pilihan pertama kami, tetapi ini adalah cara teraman bahi kami untuk keluarga kami bisa terus berkembang. Kami selamanya bersyukur atas pilihan ini." ungkap Meghan.
Lebih lanjut, Meghan mengatakan bahwa perjalanan setiap keluarga berbeda-beda dan dirinya ingin agar publik tidak menghakimi pilihan yang diambil oleh tiap keluarga.
"Saya ingin orang-orang tahu bahwa ibu pengganti hanyalah cara indah lain untuk membangun keluarga. Ini bukan sesuatu yang perlu dihakimi. Perjalanan setiap keluarga berbeda, dan semuanya sangat valid." jelasnya.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1
BACA JUGA: Film Lift Rilis Teaser Trailer Mencekam