RADARLAMPUNG.CO.ID - Kesehatan gigi dan gusi merupakan aspek penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Masalah pada gusi, seperti gusi bengkak, dapat berakibat jauh lebih besar jika tidak ditangani dengan baik.
Mengutip dari laman Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI, gusi yang sehat ditandai dengan gusi yang berwarna merah muda, berbentuk stabil, bertekstur kenyal dan tidak mudah berdarah.
Bengkaknya gusi bisa terjadi secara tiba-tiba dan mungkin disertai dengan gejala lain seperti kemerahan, pendarahan saat menyikat gigi, dan rasa nyeri.
Banyak faktor yang dapat menyebabkan gusi bengkak, lah satu penyebab utama gusi bengkak adalah penumpukan plak pada gigi.
Plak adalah lapisan tipis yang terbentuk akibat sisa makanan dan bakteri yang menempel pada gigi dan gusi. Jika tidak dibersihkan dengan baik, plak ini bisa mengeras dan berubah menjadi karang gigi (tartar) yang lebih sulit untuk dibersihkan.
Karang gigi ini akan mengiritasi gusi dan menyebabkan peradangan, yang dapat mengarah pada gusi bengkak.
Selain itu, karang gigi bisa memicu infeksi yang lebih serius pada jaringan gusi. Infeksi gusi disebut gingitivis.
Jika gingivitis tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi periodontitis, yang lebih parah dan dapat merusak jaringan gusi serta tulang penyangga gigi.
Pada periodontitis, gusi bisa berdarah, terasa sakit, dan membengkak, bahkan dapat menyebabkan gigi menjadi longgar.
Infeksi gusi ini disebabkan oleh bakteri yang menyerang gusi, sehingga perawatan gigi yang baik dan kebersihan mulut yang terjaga sangat penting untuk mencegah kondisi ini.
Selain itu, perubahan hormon pada ibu hamil juga merupakan salah satu penyebab gusi bengkak. Gejala utamanya adalah gusi yang membengkak, kemerahan, dan mudah berdarah saat menyikat gigi.
Cara Mengatasi Gusi Bengkak
1. Kunjungi Dokter Gigi
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter gigi. Dokter gigi akan memeriksa kondisi gusi Anda untuk mengetahui penyebab pasti dari pembengkakan tersebut.
Jika pembengkakan disebabkan oleh penumpukan plak atau karang gigi, dokter gigi akan melakukan prosedur scaling atau pembersihan gigi untuk menghilangkan karang gigi yang mengiritasi gusi.
Jika infeksi atau penyakit gusi ditemukan, dokter gigi akan memberikan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi lebih lanjut dan mempercepat proses penyembuhan.
2. Jangan Memencet atau Menusuk Gigi
Memencet atau menusuk gusi yang bengkak dapat menyebabkan cedera lebih lanjut pada jaringan gusi yang meradang, meningkatkan risiko infeksi, dan memperlambat proses penyembuhan.
3. Kumur dengan Air Garam Hangat
Air garam hangat adalah salah satu cara alami yang efektif untuk meredakan peradangan pada gusi.
Garam memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu mengurangi jumlah bakteri di mulut, mengurangi peradangan, dan membersihkan kotoran atau sisa makanan yang mungkin terjebak di antara gigi dan gusi.
Untuk membuat larutan air garam, cukup campurkan satu sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu berkumurlah dengan larutan tersebut selama sekitar 30 detik.
4. Kompres Dingin pada Pipi
Jika pembengkakan gusi menyebabkan pembengkakan di area pipi, kompres pipi dengan es batu untuk mengurangi peradangan.
Kompres dingin dapat membantu menenangkan rasa sakit dan mengurangi pembengkakan. Caranya, bungkus beberapa potong es batu dengan kain bersih dan tekan perlahan pada pipi yang bengkak selama 15-20 menit.
5. Hindari Makanan yang Terlalu Panas atau Dingin
Makanan panas bisa menyebabkan rasa sakit atau memperparah pembengkakan, sedangkan makanan dingin dapat memperburuk sensitivitas gusi.
Hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin hingga pembengkakan pada gusi mereda.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1