RADARLAMPUNG.CO.ID – Riyadh Air Metropolitano Jadi Penentuan, Atletico Madrid vs Club Brugge Berebut Tiket Lolos
Atletico Madrid akan menjamu Club Brugge pada leg kedua playoff UEFA Champions League di Riyadh Air Metropolitano, Rabu, 25 Februari 2026 pukul 00.45 WIB.
Laga ini masih sepenuhnya terbuka setelah pertemuan pertama di Belgia berakhir dramatis 3-3, membuat agregat sementara imbang dan memaksa kedua tim tampil habis-habisan demi tiket babak berikutnya.
Atletico Madrid punya modal kandang yang kuat, namun mereka tetap harus membenahi sisi bertahan yang terlihat rapuh pada leg pertama.
Sementara Club Brugge datang dengan keberanian menyerang yang sudah terbukti bisa membuat Atletico kerepotan, meski tantangan bermain di Madrid jelas berbeda.
Head to head terbaru
19/02/26: Club Brugge 3-3 Atl. Madrid
Lima pertandingan terakhir Atletico Madrid
22/02/26: Atl. Madrid 4-2 Espanyol (M)
19/02/26: Club Brugge 3-3 Atl. Madrid (S)
15/02/26: Rayo Vallecano 3-0 Atl. Madrid (K)
13/02/26: Atl. Madrid 4-0 Barcelona (M)
09/02/26: Atl. Madrid 0-1 Betis (K)
Lima pertandingan terakhir Club Brugge
22/02/26: Club Brugge 2-1 Leuven (M)
19/02/26: Club Brugge 3-3 Atl. Madrid (S)
15/02/26: Cercle Brugge 1-2 Club Brugge (M)
09/02/26: Club Brugge 3-0 St. Liege (M)
02/02/26: Royale Union SG 1-0 Club Brugge (K)
Prediksi pusunan pemain
Atletico Madrid (4-3-3): Oblak; Molina, Pubill, Hancko, Ruggeri; Griezmann, Koke, Llorente; Simeone, Alvarez, Lookman.
Club Brugge (4-2-3-1): Mignolet; Sabbe, Ordonez, Mechele, Seys; Stankovic, (pengganti Onyedika); Tzolis, Vanaken, Diakhon; Tresoldi.
Atletico Madrid dipastikan tanpa Nicolás González dan Pablo Barrios yang sama-sama mengalami cedera otot, sehingga opsi rotasi Simeone di lini tengah lebih terbatas.
Di luar itu, Atletico mendekati kekuatan penuh dan trisula serang mereka kembali menjadi tumpuan utama.
Julián Alvarez masih jadi “titik pusat” serangan. Ia telah mencetak 20 gol dalam 35 penampilan Liga Champions, serta terlibat langsung dalam 27 gol dalam 33 laga terakhirnya di kompetisi ini (20 gol, 7 assist).
Produktivitasnya juga sangat menonjol di kandang, karena 15 dari 18 gol terakhirnya di semua kompetisi tercipta saat bermain di depan publik sendiri.
Ademola Lookman serta Antoine Griezmann memberi pergerakan dan koneksi kreativitas di lini depan, sementara Koke mengatur tempo dari area lebih dalam.
Di kubu Club Brugge, Raphael Onyedika absen karena skorsing, sementara Dani van den Heuvel dan Carlos Forbs juga belum tersedia.
Meski begitu, Brugge tetap membawa ancaman lewat Nicolò Tresoldi yang sedang tajam, serta peran Hans Vanaken yang jadi penghubung utama permainan mereka.
Club Brugge juga mengandalkan energi muda. Musim ini mereka sudah mencatat 10 gol di Liga Champions dari pemain berusia 21 tahun ke bawah.
Tresoldi sendiri mencatat tiga gol di kompetisi ini, dua di antaranya sebagai gol pembuka. Vanaken pun menjadi “metronom” Brugge, memimpin tim dalam keterlibatan gol (5), umpan pemecah garis (93), dan perebutan bola (46).
Dengan keunggulan kandang dan pengalaman fase gugur, Atletico Madrid dinilai punya peluang lebih besar untuk menuntaskan duel ketat ini meski Club Brugge tetap berpotensi mencetak gol.
SportMole memprediksi Atletico Madrid menang 2-1 dan lolos dengan agregat 5-4.
Opta Analyst menempatkan Atletico sebagai unggulan dengan peluang kemenangan 65,9 persen, sementara Club Brugge 16,6 persen, dengan sisanya mengarah pada hasil imbang.
WhoScored menyoroti indikator statistik yang mengarah pada duel kembali terbuka.
Atletico membuka skor di lima dari enam laga terakhir Liga Champions, rata-rata mencatat 8,1 umpan pemecah garis pertahanan per pertandingan musim ini.
Sementara itu, delapan dari sembilan laga terakhir Club Brugge berakhir over 2,5 gol dan enam dari delapan laga tandang mereka menghasilkan kedua tim mencetak gol.
Berdasarkan tren itu, WhoScored tetap memproyeksikan kemenangan tipis Atletico.
Prediksi skor akhir: Atletico Madrid 2-1 Club Brugge.
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1