RADARLAMPUNG.CO.ID - Insiden dua mahasiswi terseret arus terjadi di Sungai Batu Putu, kawasan Wira Garden, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Rabu, 1 April 2026.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.05 WIB tersebut bermula saat empat orang bermain di sungai, lalu debit air meningkat drastis hingga menyeret seluruh korban.
Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan.
Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung pukul 13.15 WIB dari rekan korban yang berada di lokasi.
Tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi berjarak sekitar 32,2 kilometer untuk melakukan koordinasi dan assessment awal sebelum pencarian.
Operasi pencarian dibagi menjadi empat SRU yang menyisir titik strategis dari Jembatan Sumur Putri hingga Jembatan Kota Karang.
Penyisiran dilakukan hingga radius sekitar 1,5 kilometer dengan melibatkan Basarnas, BPBD Bandar Lampung, Damkarmat, Polresta, PMI, FRRL, dan warga.
Hingga Rabu pukul 19.33 WIB, pencarian belum membuahkan hasil sehingga operasi dihentikan sementara dan dilanjutkan Kamis pagi.
Pemantauan tetap dilakukan di sejumlah titik bendungan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh.
Kondisi lapangan menjadi tantangan karena arus sungai masih deras meski debit mulai surut dan hujan ringan terjadi di wilayah hulu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai,” ujar Dantim Rescue Santosa.
Dua korban hilang diketahui bernama Bunga (23) warga Kampung Baru Unila dan Fatmawati (23) warga Darul Hufas, Kabupaten Pesawaran.
Sementara dua korban selamat adalah Rika Yolanda dan Damayanti yang berhasil keluar dari derasnya arus sungai.
Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian dengan dukungan peralatan seperti perahu karet, alat selam, dan deteksi bawah air.