RADARLAMPUNG.CO.ID - Lonjakan penumpang di Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung sepanjang 2025 menembus 217.383 keberangkatan.
Data produksi terminal mencatat penumpang kedatangan mencapai 144.334 orang, sekaligus menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024.
Pada 2024, jumlah penumpang keberangkatan tercatat 195.660 orang, sedangkan kedatangan sebanyak 131.329 orang sepanjang tahun.
Kenaikan juga terjadi pada pergerakan bus, dengan 27.738 unit berangkat dan 23.091 unit datang selama 2025.
Sementara pada 2024, jumlah bus berangkat tercatat 26.341 unit dan bus datang sekitar 21.681 unit.
Kepala Terminal Rajabasa Budi Hartanto menyebut, data tersebut menjadi indikator penting dalam membaca tren mobilitas masyarakat.
“Dari data produksi ini kita bisa melihat adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi penumpang maupun kendaraan,” ujarnya.
Ia mengakui lonjakan pergerakan biasanya dipicu momen libur panjang dan hari besar keagamaan yang meningkatkan mobilitas secara signifikan.
“Pergerakan penumpang ini biasanya dipengaruhi oleh momen tertentu, seperti libur panjang dan hari besar keagamaan,” jelasnya.
Data tersebut, menurutnya, menjadi dasar dalam menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kepadatan di terminal.
“Melalui data ini, kita bisa melihat tren kenaikan dan menentukan langkah antisipasi ketika terjadi lonjakan penumpang,” katanya.
Terminal Rajabasa melayani angkutan AKAP dan AKDP dengan sekitar 63 unit bus aktif untuk rute dalam wilayah Lampung.
Peningkatan volume penumpang dan kendaraan ini menjadi tantangan bagi pengelola dalam menjaga kualitas layanan di tengah mobilitas yang terus meningkat.