WAY KANAN- Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir memicu peringatan dini bagi masyarakat di Kabupaten Way Kanan.
Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., melalui Kepala BPBD Way Kanan Sufrianto, S.AN., menghimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana banjir yang bisa datang sewaktu-waktu.
Berdasarkan pemetaan BPBD, terdapat delapan kecamatan di Way Kanan yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana banjir.
Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Blambangan Umpu, Negeri Agung, Pakuan Ratu, Negara Batin, Negeri Besar, Bahuga, Bumi Agung, dan Buay Bahuga.
"Kemarin Kampung Lembasung di Blambangan Umpu sudah terdampak banjir. Walaupun tidak ada korban jiwa, ini adalah sinyal bagi kecamatan di bagian hilir. Jika hujan terus menerus dan merata, wilayah hilir kemungkinan besar akan mengalami hal yang sama," ujar Sufrianto.
Menyikapi kondisi ini, BPBD Way Kanan telah menyiagakan personel dan peralatan evakuasi. Supriyanto menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan cuaca Lampung dan mendistribusikan informasi terkini melalui jaringan Kampung Tangguh Bencana.
"Secara rutin personel mengikuti pelatihan evakuasi untuk meningkatkan keterampilan. Sarana dan prasarana juga sudah kami siapkan. Kami berharap masyarakat segera melapor jika terjadi bencana di wilayahnya agar penanganan bisa dilakukan cepat untuk meminimalisir risiko," jelasnya.
Kepala Kampung Lembasung, Helmi Ibrahim, mengonfirmasi bahwa banjir yang melanda wilayahnya pada Sabtu sore mencapai ketinggian lutut orang dewasa. Namun, air segera surut karena wilayah hilir Sungai Umpu tidak mengalami hujan di saat yang bersamaan.
"Biasanya kalau Lembasung banjir, hilir pasti lebih hebat. Tapi banjir kemarin lebih karena ketidakmampuan gorong-gorong (bes) menampung curahan air yang tinggi secara mendadak. Kami berterima kasih atas respon cepat Pemkab Way Kanan yang langsung memberikan bantuan kepada warga kami," kata Helmi.
Selain banjir, BPBD Way Kanan juga memetakan potensi bencana lainnya.
Setidaknya ada empat kecamatan yang rawan longsor dan dua kecamatan rawan puting beliung.
Rawan Longsor seperti kecamatan Banjit, Kasui, Rebang Tangkas, dan Way Tuba.
Rawan Puting Beliung seperi kecamatan Gunung Labuhan dan Negara Batin.
Pemerintah daerah meminta masyarakat di titik-titik rawan tersebut untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang.