RADARLAMPUNG.CO.ID – Jerawat yang muncul saat masa haid menjadi keluhan umum yang dialami banyak perempuan. Biasanya, kondisi ini muncul menjelang hingga selama menstruasi berlangsung, dipicu oleh perubahan hormon dalam tubuh.
Lonjakan hormon, terutama androgen, dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit. Akibatnya, pori-pori lebih mudah tersumbat dan memicu timbulnya jerawat, khususnya di area dagu, rahang, dan sekitar mulut.
Memahami penyebab serta cara mengatasinya menjadi langkah penting agar kondisi kulit tetap terjaga meski sedang mengalami perubahan hormon.
Penyebab Jerawat Saat Haid
Perubahan hormon menjelang menstruasi menjadi faktor utama munculnya jerawat. Produksi minyak berlebih membuat kulit lebih rentan mengalami penyumbatan pori-pori.
Selain itu, faktor lain seperti stres, kurang tidur, pola makan tidak sehat, hingga penggunaan produk skincare yang kurang cocok juga dapat memperparah kondisi kulit.
Karena itu, penanganan jerawat tidak cukup hanya dari luar, tetapi juga perlu diperhatikan dari dalam tubuh.
Cara Mengatasi Jerawat Saat Haid
1. Rutin Membersihkan Wajah
Menjaga kebersihan wajah menjadi langkah dasar yang penting. Cuci wajah dua kali sehari menggunakan pembersih yang lembut agar minyak, kotoran, dan sisa makeup dapat terangkat dengan baik.
Namun, hindari mencuci wajah terlalu sering karena dapat membuat kulit kering dan justru memicu produksi minyak berlebih.
2. Gunakan Skincare yang Sesuai
Pilih produk perawatan kulit yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori. Saat kondisi kulit sensitif, hindari bahan yang terlalu keras agar tidak memicu iritasi.
Tetap gunakan pelembap untuk menjaga hidrasi kulit serta sunscreen untuk melindungi dari paparan sinar matahari yang dapat memperburuk kondisi jerawat.
3. Perhatikan Pola Makan
Asupan makanan juga berpengaruh pada kondisi kulit. Konsumsi makanan tinggi gula dan berminyak sebaiknya dikurangi karena dapat memperparah peradangan.
Sebaliknya, perbanyak minum air putih, serta konsumsi buah dan sayur agar kesehatan kulit tetap terjaga dari dalam.
4. Istirahat Cukup dan Kelola Stres
Kurang tidur dan stres dapat memicu ketidakseimbangan hormon yang berujung pada munculnya jerawat. Pastikan tidur cukup setiap malam dan lakukan aktivitas relaksasi agar tubuh tetap seimbang.
5. Hindari Memencet Jerawat
Kebiasaan memencet jerawat justru dapat memperparah kondisi kulit dan meninggalkan bekas. Sebaiknya gunakan obat totol jerawat dengan kandungan ringan untuk membantu meredakan peradangan.
Perawatan Konsisten Jadi Kunci
Mengatasi jerawat saat haid membutuhkan perawatan yang menyeluruh, baik dari luar maupun dalam tubuh. Dengan menjaga kebersihan wajah, memilih skincare yang tepat, serta menerapkan gaya hidup sehat, kondisi kulit dapat tetap terkontrol.
Perawatan yang dilakukan secara konsisten akan membantu kulit tetap sehat, nyaman, dan bebas dari masalah jerawat meski sedang mengalami perubahan hormon.
*(Peserta Magang Kemnaker Batch 1