Viral di Medsos, Pemkot Metro Gerak Cepat Tangani ODGJ Terlantar di Rejomulyo

Ruri Setiauntari - Minggu, 12 Apr 2026 - 17:39 WIB
Viral di Medsos, Pemkot Metro Gerak Cepat Tangani ODGJ Terlantar di Rejomulyo.
Viral di Medsos, Pemkot Metro Gerak Cepat Tangani ODGJ Terlantar di Rejomulyo. - Foto.Pemkot Metro

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

METRO- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menunjukkan respons cepat dalam menyikapi laporan masyarakat terkait isu sosial. 

Terbaru, Dinas Sosial Kota Metro langsung turun tangan menangani seorang warga penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Rokhim, warga Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan.

Langkah ini diambil setelah kondisi Pak Rokhim viral di media sosial melalui unggahan akun Al Harbi Gemeli P. 

Dalam unggahan tersebut, diperlihatkan potret nyata kehidupan Rokhim yang memprihatinkan dan membutuhkan uluran tangan pemerintah.

Advertisements

Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Begitu laporan diterima, instruksi langsung diberikan kepada jajaran terkait untuk melakukan evakuasi dan pendampingan.

"Begitu menerima laporan, kami langsung menginstruksikan Dinas Sosial untuk turun tangan, melakukan asesmen, dan memastikan warga yang bersangkutan mendapatkan penanganan yang layak," ujar Rafieq saat dikonfirmasi, Minggu, 12 April 2026.

Tim Dinas Sosial yang dipimpin oleh Wahyuningsih mengungkapkan fakta pilu di balik kondisi Rokhim. Diketahui, ia telah lama berjuang melawan depresi berat sejak anak-anaknya masih kecil.

Kehidupannya semakin sulit setelah berpisah dengan istrinya pada 2017. Rokhim sempat menjalani perawatan di sebuah pondok di Martapura, Lampung Utara, selama dua tahun sebelum akhirnya melarikan diri dan sempat hilang jejak.

Advertisements

Perjalanan pencarian berakhir saat sang anak, Eka Susanti, menemukan ayahnya kembali melalui media sosial.

Meski sempat ditolak oleh keluarga besar di Way Abung, Eka tetap teguh untuk merawat sang ayah secara mandiri di Rejomulyo sejak tahun 2020 di tengah keterbatasan ekonomi.

Ironisnya, selama ini Pak Rokhim belum tersentuh bantuan sosial pemerintah karena kendala sistem administrasi.

Meski tercatat sebagai warga setempat, namanya belum masuk dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Advertisements

Menyikapi hal ini, Wakil Wali Kota memastikan Pemkot Metro tengah membenahi persoalan tersebut.

"Dinas Sosial sudah bergerak melakukan pembenahan administrasi. Mulai dari pengurusan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) hingga penerbitan ulang KTP melalui Disdukcapil," jelas Rafieq.

Ia menambahkan bahwa sinkronisasi data menjadi kunci utama agar Pak Rokhim segera mendapatkan haknya sebagai penerima bantuan sosial.

"Kasus Pak Rokhim ini menjadi pengingat bagi kami bahwa di balik angka statistik kemiskinan, ada kisah manusia yang butuh kehadiran negara secara nyata. Kami pastikan proses administrasi segera rampung agar keluarga tidak lagi berjalan sendiri dalam sunyi," pungkasnya.

Advertisements

Hingga saat ini, keluarga inti Rokhim sebenarnya sudah masuk dalam skema bantuan.

Sang mantan istri (K) telah menerima bantuan sembako dan PKH disabilitas, sementara Eka Susanti dijadwalkan menerima PKH pada 2025.

Dengan perbaikan data ini, diharapkan seluruh anggota keluarga tersebut mendapatkan jaminan sosial yang komprehensif.

 

Advertisements

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements