Viral, Pria Di Singapura Ini Protes Karena Beli Sate Kena Biaya Plastik Rp10 Ribu?

gambar-user/vsbaohl95I0rY7S5BRF4IPxfUmd3n0dZuZDBnGyU.webp
M. Nabil Mamnun - Kamis, 16 Apr 2026 - 07:41 WIB
Harga plastik naik luar biasa jadi perhatian publik.
Harga plastik naik luar biasa jadi perhatian publik. - instagram/@stompsingapore

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Seorang Pria Di Singapura menjadi perbincangan setelah mengeluhkan biaya tambahan saat membeli makanan untuk dibawa pulang.

Ia mengaku terkejut karena dikenakan tarif cukup tinggi hanya untuk kantong plastik.

Kejadian tersebut berlangsung beberapa hari yang lalu sekitar pukul 18.00 di kedai Satay BosQue.

Pria yang dikenal sebagai Corn memesan sembilan tusuk sate ayam dengan layanan takeaway.

Advertisements

Namun, saat melihat total pembayaran, ia mendapati tagihan mencapai sekitar Rp165 ribu. Dari jumlah tersebut, terdapat biaya tambahan sekitar Rp10 ribu untuk tiga kantong plastik.

Corn mengaku sebenarnya sudah memperkirakan adanya biaya tambahan untuk kemasan. Namun, ia tidak menyangka biaya tersebut tetap dikenakan meski hanya menggunakan kantong plastik sederhana.

“Saya sebenarnya sudah memperkirakan akan dikenakan biaya untuk kemasan, tapi biasanya untuk wadah plastik atau kotak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa biaya kemasan umumnya berkisar jauh lebih rendah, tergantung jenis wadah yang digunakan.

Advertisements

“Saya kaget karena makanan saya hanya dimasukkan ke kantong plastik, tapi tetap dikenakan Rp 3.450 per kemasan,” lanjutnya.

Menurut Corn, praktik tersebut terasa tidak lazim karena tidak ada opsi bagi pelanggan untuk memilih jenis kemasan.

Ia menilai kebanyakan pedagang biasanya memberikan pilihan, apakah menggunakan wadah berbayar atau cukup dengan kantong plastik tanpa biaya tambahan.

Meski tidak keberatan membayar kemasan, ia menilai biaya tersebut seharusnya disesuaikan dengan kualitas dan jenis wadah.

Advertisements

“Saya tidak masalah bayar untuk wadah kertas atau plastik yang layak. Tapi tidak masuk akal kalau dikenakan biaya wajib, sementara makanannya hanya dibungkus dengan kantong plastik seadanya,” katanya.

Corn juga mengaku tidak dapat membatalkan pesanannya karena pembayaran telah dilakukan sebelumnya. Ia pun sempat menyampaikan kepada pihak kedai bahwa pengalaman tersebut akan dibagikan ke media sosial.

“Saya bilang akan posting ini secara online, dan mereka bilang silakan saja,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak kedai memberikan klarifikasi bahwa biaya takeaway sudah diinformasikan kepada pelanggan melalui menu.

Advertisements

“Biaya kemasan itu sudah umum, baik untuk kantong plastik maupun wadah,” jelas pihak kedai.

Mereka juga menilai reaksi pelanggan tersebut berlebihan karena informasi biaya telah disampaikan sebelumnya.

“Dia mempermasalahkan biaya yang sebenarnya sudah tertulis jelas,” ungkap pihak kedai.

Pihak kedai bahkan menyebut adanya tindakan tambahan dari pelanggan setelah kejadian tersebut.

Advertisements

“Bahkan setelah itu, dia mengambil banyak sendok dan garpu plastik kami untuk mengganti uang Rp 10.000 yang dibayarkan,” tambah mereka.

Menanggapi ancaman unggahan di media sosial, pihak kedai menyatakan tidak mempermasalahkannya.

“Kalau dia mau posting, memangnya kami bisa berbuat apa?” tutup mereka.

Kasus ini pun memicu perdebatan di kalangan warganet. Di tengah meningkatnya harga bahan baku serta kebijakan pengurangan plastik sekali pakai, banyak pelaku usaha mulai membebankan biaya kemasan kepada pelanggan.

Advertisements

Namun, transparansi dan kesesuaian harga plastik dengan jenis kemasan tetap menjadi perhatian publik.

*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1

 

 

Advertisements

 

 

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements