RADARLAMPUNG.CO.ID - Klub Ligue 1, AS Monaco, dikabarkan ingin mempermanenkan status Ansu Fati dari FC Barcelona pada bursa transfer musim panas.
Opsi pembelian senilai €11 juta disebut siap diaktifkan oleh klub asal Prancis tersebut.
Namun, proses transfer ini tidak semudah yang dibayangkan. Monaco masih harus mencapai kesepakatan kontrak personal dengan sang pemain.
Masalah utama yang muncul adalah soal gaji Fati yang dinilai terlalu tinggi. Hal ini menjadi kendala besar bagi Monaco untuk melanjutkan negosiasi.
Menurut laporan Cadena SER, gaji pemain berusia muda itu menjadi titik krusial. Jurnalis Andi Onrubia menyebut situasinya cukup rumit.
Fati saat ini menerima sekitar 250 ribu euro bersih dari Monaco. Namun, sebagian besar gajinya masih ditanggung oleh Barcelona.
Kondisi tersebut membuat beban finansial menjadi tidak seimbang bagi Monaco. Klub tidak ingin mengambil risiko dengan membayar penuh gaji sang pemain.
Diperkirakan total pendapatan Fati mencapai €14 juta kotor per musim. Angka ini jelas berada di luar kemampuan finansial Monaco untuk dipenuhi sepenuhnya.
Agar transfer permanen terwujud, Fati harus bersedia menerima pemotongan gaji yang signifikan. Ini menjadi syarat utama jika ia ingin bertahan di Ligue 1.
Monaco sendiri tetap tertarik mempertahankan pemain internasional Spanyol itu. Namun, mereka menegaskan tidak akan melakukan pemborosan.
Klub ingin menjaga stabilitas finansial tanpa harus melampaui batas anggaran. Prinsip ini menjadi pegangan utama dalam negosiasi mereka.
Sebelumnya, Fati telah memperpanjang kontraknya bersama Barcelona hingga tahun 2028. Kesepakatan itu terjadi sebelum ia dipinjamkan ke Monaco.
Jika tidak ada kesepakatan soal gaji, Fati berpotensi kembali ke Barcelona. Situasi ini membuat masa depannya masih belum pasti.
Selain itu, ada kemungkinan klausul pembelian kembali disertakan dalam transfer. Barcelona disebut ingin memasukkan buy-back clause sekitar €28 juta.
Langkah ini akan memberi Barcelona kendali jika Fati kembali tampil impresif. Klub bisa merekrutnya kembali dengan harga yang telah ditentukan.
Kini, keputusan ada di tangan Fati terkait masa depannya. Apakah ia akan bertahan di Monaco dengan gaji lebih kecil atau kembali ke Camp Nou.
*(Peserta Magang Kemnaker Batch 1