BANDAR LAMPUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bergerak cepat melakukan langkah antisipasi banjir permanen.
Bekerja sama dengan jajaran TNI, Pemkot mempercepat normalisasi sungai di wilayah Kelurahan Jagabaya 1, Kecamatan Way Halim.
Langkah ini diambil menyusul peristiwa meluapnya air sungai pada Selasa (14/4) lalu yang sempat merendam pemukiman warga.
Mulai dari pembersihan skala besar dimulai sejak pagi dengan mengerahkan alat berat dan personel gabungan.
Bahkan, normalisasi kali ini melibatkan Satgas terpadu yang terdiri dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Dinas PU, hingga unsur kecamatan, kelurahan, dan Linmas.
Kehadiran personel TNI di tengah lapangan semakin mempercepat proses pengerukan sedimen yang selama ini menyumbat aliran air.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang meninjau langsung proses pengerjaan menegaskan bahwa penataan sungai merupakan harga mati untuk menjamin keamanan warga saat musim penghujan.
"Bunda ingin memastikan semua titik rawan tertangani. Normalisasi ini adalah langkah konkret agar masyarakat kita tidak lagi merasa was-was saat hujan deras tiba," ujar Bunda Eva di sela-sela peninjauan.
Bunda Eva juga meminta seluruh personel Satgas untuk tidak lengah.
Menurutnya, bencana bisa datang tanpa peringatan.
"Bunda tegaskan kepada seluruh Satgas, tetap siaga meskipun tidak hujan. Kita harus jemput bola, bersihkan sedimen yang tebal di gorong-gorong sebelum terjadi sumbatan," tegas Bunda Eva.
Bunda Eva juga menyampaikan, bahwa Pemkot Bandar Lampung saat ini memang tengah memprioritaskan penataan konstruksi badan sungai di sejumlah wilayah strategis.
Program ini tidak hanya sekadar membersihkan sampah, tetapi juga mencakup
Pertama, Pengerukan Sedimen seperti, menambah kedalaman sungai yang mulai dangkal.
Kedua, perbaikan drainase seperti memastikan konektivitas antar gorong-gorong lancar.
Ketiga, penataan konstruksi seperti memperkuat dinding sungai di titik yang rawan longsor atau jebol.
"Komitmen ini menjadi bagian dari visi Pemkot Bandar Lampung untuk memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang kerap dikeluhkan warga,"jelas Bunda Eva.
Dengan normalisasi yang masif, sambung Bunda Eva, diharapkan daya tampung air di wilayah Way Halim dan sekitarnya meningkat signifikan.