Mahasiswa STKIP PGRI Observasi Mata Kuliah Fotografi Jurnalistik di Graha Pena Lampung

gambar-user/clGbznByqHlmKeiSYbPMzLpEHU9c0cLRZcnnqiRk.webp
Indah Istiana - Kamis, 18 Des 2025 - 18:38 WIB
Observasi lapangan fotografi jurnalistik digelar di Graha Pena Lampung, mahasiswa dikenalkan praktik redaksi, multimedia, dan etika jurnalistik.
Observasi lapangan fotografi jurnalistik digelar di Graha Pena Lampung, mahasiswa dikenalkan praktik redaksi, multimedia, dan etika jurnalistik. - Foto: Indah/Radar Lampung

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Ari Yulianto, S.Pd., M.Pd., dosen pengampu mata kuliah fotografi jurnalistik Prodi PBSI STKIP PGRI Bandar Lampung, mendampingi 26 mahasiswa melakukan observasi lapangan.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung aktivitas akademik pada mata kuliah fotografi jurnalistik.

Objek observasi lapangan yang dilaksanakan Kamis, 18 Desember 2025, yakni Graha Pena Lampung.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman pembelajaran langsung terkait proses kerja jurnalistik,” ujar Ari dalam sambutan pengantar.

Advertisements

Ia menambahkan, pembelajaran meliputi alur pemuatan berita, manajemen redaksi, serta pemahaman praktis dunia jurnalistik.

Di kantor pusat Radar Lampung Media Group, mahasiswa tidak hanya bertemu jajaran redaksi.

Mereka juga melihat dapur redaksi SKH Radar Lampung cetak, radarlampung.disway.id online, media sosial Radar Lampung, serta redaksi dan studio Radar Lampung TV.

Kunjungan ke seluruh platform media di bawah RLMG diawali diskusi fotografi jurnalistik bersama Pemimpin Redaksi Radar Lampung Abdul Karim, S.Pd., M.Pd.

Advertisements

Diskusi berlangsung di aula Graha Pena Lampung sebelum mahasiswa melakukan observasi lapangan.

Pembahasan tidak hanya teori dan praktik fotografi jurnalistik.

Diskusi juga meluas pada etika jurnalistik serta konsekuensi hukum berdasarkan UU Pers dan UU ITE.

Menurut Karim, kemajuan teknologi informasi membuat publik tidak hanya menjadi konsumen informasi.

Advertisements

Masyarakat kini juga berperan sebagai produsen informasi yang dapat menyebarkannya melalui berbagai platform media, termasuk media sosial.

“Karena itu, kita tidak cukup hanya kreatif dan inovatif dalam berkarya fotografi jurnalistik,” tegas Karim.

“Kita juga harus bijak memanfaatkan karya sesuai etika, norma, dan peraturan perundang-undangan,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa.

Advertisements

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements