BANDAR LAMPUNG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Kamis, 23 April 2026.
Masyarakat Lampung diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga sore hari.
Koordinator Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, mengonfirmasi bahwa berdasarkan pantauan pukul 13.45 WIB, masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
"Kondisi ini dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang yang diperkirakan mulai pukul 14.00 WIB," ujar Rudi Harianto dalam keterangannya, Kamis 23 April 2026.
Titik awal konsentrasi cuaca ekstrem ini terpantau di beberapa kabupaten, meliputi:
Kabupaten Lampung Tengah: Seputih Raman dan Terusan Nunyai.
Kabupaten Lampung Barat: Belalau, Way Tenong, Batu Brak, Air Hitam, Batu Ketulis, dan Bandar Negeri Suoh.
Kabupaten Lampung Timur: Sekampung, Batanghari, Batanghari Nuban, dan Bumi Agung.
Kabupaten Pesisir Barat: Pesisir Tengah, Lemong, dan Way Krui.
BMKG Lampung juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca ini berpotensi meluas ke wilayah lain di Lampung, termasuk:
Kota Metro: Seluruh kecamatan (Metro Pusat, Utara, Barat, Timur, dan Selatan).
Kabupaten Tanggamus: Kota Agung, Wonosobo, Gisting, Pulau Panggung, hingga Semaka.
Kabupaten Pesawaran: Padang Cermin, Kedondong, Way Ratai, dan Teluk Pandan.
Kabupaten Lampung Selatan: Jati Agung dan Tanjung Sari.
Kabupaten Pringsewu: Wilayah Pardasuka dan sekitarnya.
Selain itu, Kabupaten Lampung Utara, Tulang Bawang, Tubaba, dan Way Kanan.
Kondisi cuaca ekstrem ni diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 16.30 WIB.
Masyarakat Lampung diimbau untuk berhati-hati saat berkendara karena jarak pandang yang berkurang dan jalanan licin.
Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi pohon tumbang akibat angin kencang serta genangan air di wilayah-wilayah rawan banjir.
Informasi terkini mengenai pergerakan cuaca Lampung dapat diakses secara berkala melalui laman resmi nowcasting.bmkg.go.id.