TULANG BAWANG- Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) secara resmi memperluas jangkauan pendidikannya dengan meresmikan Gedung UMJ Kampus Tulang Bawang, Lampung, pada Selasa, 28 April 2026.
Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah disepakati awal tahun ini.
Dalam perjanjian tersebut, Pemkab Tulang Bawang menghibahkan aset berupa tanah seluas 10 hektar, bangunan gedung, akses jalan, hingga sarana irigasi dan peralatan untuk dikelola oleh UMJ sebagai pusat pendidikan tinggi di wilayah tersebut.
Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya kampus ini. Ia menegaskan bahwa UMJ hadir dengan membawa 65 program studi serta komitmen untuk memberdayakan sumber daya manusia lokal.
"UMJ terus berkomitmen untuk memajukan pendidikan. Salah satu langkah konkretnya, kami akan mengangkat dosen dari putra-putri daerah Tulang Bawang dan Lampung," tegas Prof. Ma’mun di hadapan 2.300 tamu undangan yang hadir.
Senada, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., dalam kajiannya menyebut bahwa menghadirkan kampus yang sudah memiliki akreditasi unggul di daerah jauh lebih efisien dan terjamin mutunya.
"Kita berupaya menghadirkan pendidikan yang accessible (mudah diakses) dan affordable (terjangkau). Kehadiran kampus unggul di daerah memastikan layanan pendidikan berkualitas dan menghindari ijazah tanpa kompetensi," ujar Abdul Mu'ti.
Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., memberikan apresiasi tinggi atas langkah UMJ. Menurutnya, keberadaan kampus ini sangat strategis mengingat angka lulusan SMA/SMK di Lampung yang terserap ke perguruan tinggi baru mencapai 22 persen.
"Artinya masih ada PR sekitar 78 persen. Keberadaan UMJ di Tulang Bawang menjadi alternatif baru bagi masyarakat untuk menimba ilmu tanpa harus ke kota besar," jelas Jihan.
Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., pun menilai kehadiran UMJ sebagai anugerah bagi wilayahnya yang sebelumnya belum memiliki perguruan tinggi dengan kualitas yang mapan. Ia berharap kampus ini bisa berkolaborasi dalam riset terapan dan pengembangan UMKM lokal.
Kepala LLDikti Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., menekankan bahwa UMJ hadir bukan untuk bersaing secara negatif, melainkan untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Lampung.
"Jadikan UMJ Tulang Bawang sebagai contoh perguruan tinggi yang harmonis dan menjadi rujukan di wilayah LLDikti II," pesannya.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Lampung, jajaran DPRD, serta ribuan warga persyarikatan yang antusias menyambut kehadiran kampus tersebut.
Dengan dibukanya PSDKU UMJ di Tulang Bawang, diharapkan akses pendidikan tinggi yang berkualitas kini semakin dekat dengan masyarakat di wilayah Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan sekitarnya.