BANDAR LAMPUNG- Harga perak spot dunia (XAG/USD) diproyeksikan bakal terus bergerak kuat dan fluktuatif dalam tren naik (bullish) jangka panjang pada pekan ketiga Mei 2026.
Berdasarkan analisis pasar terbaru, komoditas logam mulia ini diperkirakan bergerak dalam rentang konsolidasi antara USD 76,67 hingga USD 82,15 per troy ons.
Bahkan, analis memprediksi harga perak berpotensi melampaui USD 80 hingga USD 90 per troy ons pada tahun ini.
Tingginya permintaan dari sektor industri teknologi, seperti panel surya (fotovoltaik) dan komponen kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), menjadi motor utama yang menahan harga perak tidak merosot tajam.
Kondisi harga perak ini diperparah oleh krisis pasokan fisik yang telah berlangsung selama lima tahun berturut-turut.
Para analis pasar mencatat ada tiga sentimen makro yang akan mendikte pergerakan harga perak dalam waktu dekat:
1. Tekanan Makroekonomi AS
Tingkat inflasi Amerika Serikat (AS) yang saat ini bertahan di angka 3,3 persen dengan suku bunga acuan di level 3,75 persen kian mempertegas posisi perak sebagai aset pelindung nilai (safe-haven).
Investor cenderung mengamankan dana mereka ke logam mulia demi menghindari risiko penurunan nilai mata uang fiat di tengah ketegangan geopolitik global.
2. Sinyal Kebijakan Suku Bunga The Fed
Prospek kebijakan bank sentral AS (Federal Reserve) terkait potensi penurunan suku bunga di masa depan menjadi angin segar bagi komoditas non-bunga seperti perak.
Jika The Fed memberikan sinyal pelonggaran moneter, biaya peluang (opportunity cost) memegang logam mulia akan turun, yang berpotensi memicu lonjakan harga yang lebih masif.
3. Defisit Pasokan Fisik akibat Industri Hijau
Konsumsi perak untuk komponen industri panel surya dan EV terus meroket di tengah menipisnya stok fisik di bursa global.
Kendati demikian, pasar tetap diwanti-wanti untuk mengantisipasi volatilitas harian yang agresif, mengingat sifat perak secara historis jauh lebih fluktuatif ketimbang emas.
Secara umum, rekomendasi analisis teknikal saat ini menyarankan opsi "Beli saat koreksi" (Buy on dips) memanfaatkan momentum tren naik jangka panjang, meski rentan terhadap volatilitas jangka pendek.
Berikut ini, prediksi harga perak dunia dari beberapa institusi analisis pasar internasional (dalam USD per troy ons):
Analisis Teknikal Pasar: USD 77,12 (Rendah) | USD 79,85 (Rata-rata) | USD 82,15 (Tinggi)
WalletInvestor: USD 76,67 (Rendah) | USD 78,92 (Rata-rata) | USD 81,17 (Tinggi)
LongForecast: USD 69,51 (Rendah) | USD 83,95 (Rata-rata) | USD 98,40 (Tinggi)
Trading Economics: USD 82,61 (Rata-rata Akhir Kuartal)
Harga Perak Domestik Ikut Meroket, 1 Kg Tembus Rp 68 Juta.
Lonjakan harga di pasar spot global langsung bertransmisi ke pasar domestik Indonesia.
Saat ini, harga perak murni batangan (seperti produsen StarSilver ukuran 1 kg) sudah mencetak rekor baru.
Di pasar domestik, perak murni batangan 1 kg saat ini bertengger di kisaran Rp 67.774.000 hingga Rp 68.478.000.
Prediksi harga perak akan terus bergerak linier sepekan ke depan, sangat bergantung pada fluktuasi harga spot global, pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, serta potensi fluktuasi mingguan yang dipengaruhi oleh kebijakan ekspor dari Tiongkok.
Pergerakan harga komoditas perak sangat volatil.
Prediksi harga perak ini berdasarkan data hingga Mei 2026 dan dapat berubah drastis merespons rilis berita ekonomi makro serta kebijakan perdagangan internasional terbaru.