RADARLAMPUNG.CO.ID - Nongkrong di kafe kini telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak anak muda.
Bukan hanya untuk menikmati kopi, kafe juga menjadi tempat berkumpul, bekerja, hingga membuat konten media sosial.
Tak heran jika muncul berbagai istilah yang sering digunakan saat nongkrong bersama teman.
Beberapa istilah tersebut bahkan sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari di kalangan Gen Z.
Berikut lima istilah yang kerap terdengar saat nongkrong di kafe:
1. Ngonten
Ngonten merupakan istilah yang digunakan untuk aktivitas membuat konten media sosial.
Banyak anak muda datang ke kafe dengan tujuan mengambil foto atau video untuk diunggah ke berbagai platform digital.
Tak sedikit yang memilih tempat nongkrong berdasarkan konsep dan desain interior yang menarik untuk kebutuhan konten.
2. OOTD
OOTD merupakan singkatan dari Outfit of The Day yang merujuk pada pakaian yang dikenakan seseorang.
Istilah ini sering muncul ketika pengunjung kafe ingin memamerkan gaya busana yang sedang digunakan.
Kafe dengan konsep estetik biasanya menjadi lokasi favorit untuk mengabadikan foto OOTD.
3. Healing Tipis-Tipis
Healing tipis-tipis sering digunakan untuk menggambarkan aktivitas melepas penat tanpa harus pergi jauh.
Duduk santai sambil menikmati kopi dan berbincang dengan teman menjadi salah satu bentuk healing yang banyak dipilih anak muda.
Sahabat Radar Lampung mungkin juga pernah menggunakan istilah ini saat mengajak teman nongkrong setelah hari yang melelahkan.
4. Nugas
Nugas merupakan singkatan dari mengerjakan tugas yang cukup populer di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Banyak anak muda memilih kafe sebagai tempat belajar karena suasananya dianggap lebih nyaman dan mendukung produktivitas.
Tidak heran jika istilah nugas sering terdengar di berbagai coffee shop yang menyediakan akses internet.
5. Cafe Hopping
Cafe hopping adalah aktivitas mengunjungi beberapa kafe berbeda dalam satu hari.
Biasanya kegiatan ini dilakukan untuk mencoba menu baru atau mencari suasana yang berbeda di setiap tempat.
Tren cafe hopping semakin populer seiring menjamurnya berbagai kafe dengan konsep unik dan menarik.
Istilah-istilah tersebut menunjukkan bagaimana budaya nongkrong di kafe terus berkembang mengikuti gaya hidup Gen Z.
Selain menjadi tempat bersantai, kafe kini juga menjadi ruang untuk berkarya, berinteraksi, dan mengekspresikan diri.