Makin Canggih! Versi Terbaru Nano Banana Pro Lengkapi Deteksi Gambar AI

Google hadirkan Nano Banana Pro dan fitur verifikasi gambar AI SynthID di Gemini untuk tingkatkan transparansi konten digital.
gambar-user/PgZAy3ZWz5HemktamDppW36OL4U8HdNOsPDHyYXB.webp
Dian Saptari - Jumat, 05 Des 2025 - 08:00 WIB
Kenali fitur terbaru banana pro.
Kenali fitur terbaru banana pro. - Gemini AI

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.IDGoogle resmi meluncurkan Nano Banana Pro, versi terbaru dari teknologi generasi gambar AI miliknya. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga memperkenalkan fitur terbaru berupa pendeteksi gambar AI.

Fitur verifikasi gambar AI ini terintegrasi langsung ke dalam aplikasi Gemini dan didukung oleh model generatif terbaru, Nano Banana Pro. Dengan pembaruan ini, pengguna dapat dengan cepat mengetahui apakah suatu gambar dibuat atau diedit menggunakan AI Google, sehingga menghadirkan transparansi lebih baik pada konten digital.

Verifikasi gambar melalui Gemini berbasis pada teknologi SynthID, yaitu teknologi digital watermarking milik Google. SynthID bekerja dengan menyematkan sinyal hampir tak terlihat ke dalam setiap gambar yang dihasilkan oleh model AI Google.

Watermark ini tidak mengubah tampilan visual gambar, namun tetap tertanam meski gambar mengalami proses pengeditan. Pengguna cukup mengetuk tombol “Tambahkan file” di aplikasi Gemini, lalu mengunggah gambar dari galeri, file, atau Google Drive.

Advertisements

Setelah itu, pengguna dapat mengajukan pertanyaan verifikasi sederhana seperti, “Apakah ini dibuat dengan AI Google?” atau “Apakah gambar ini nyata?”. Gemini akan memindai gambar tersebut untuk mendeteksi keberadaan tanda air SynthID.

Jika watermark SynthID terdeteksi, Gemini akan memberikan respons bahwa gambar tersebut “dibuat atau diedit oleh model AI Google.” Jika tidak, Gemini akan menyatakan bahwa gambar tersebut tidak berasal dari AI Google—meski tetap memungkinkan bahwa gambar tersebut dibuat oleh AI dari platform lain.

Selain itu, setiap gambar yang dihasilkan oleh Nano Banana Pro secara otomatis akan mengandung watermark SynthID. Google juga mengumumkan bahwa gambar dari Nano Banana Pro akan dilengkapi metadata C2PA (Coalition for Content Provenance and Authenticity), standar industri yang memberikan kredensial konten dan informasi lebih luas tentang asal-usul gambar.

Integrasi C2PA disebut sebagai bentuk komitmen Google untuk mendukung standar verifikasi konten yang lebih luas dan menyeluruh. Penting dicatat bahwa pada peluncuran awal, SynthID hanya dapat mendeteksi konten dari AI Google. Namun, dukungan C2PA di masa depan memungkinkan Gemini memverifikasi konten dari berbagai platform AI lain, termasuk model milik OpenAI atau Adobe.

Advertisements

Share:
Editor: Dian Saptari
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements