RADARLAMPUNG.CO.ID – Laga Chelsea vs Everton kembali menjadi sorotan besar jelang pekan ke-16 Premier League. Duel yang digelar di Stamford Bridge pada Sabtu, 13 Desember 2025 pukul 22.00 WIB ini berpotensi menjadi titik balik penting bagi kedua tim yang sama-sama memburu posisi aman di papan atas klasemen, terutama bagi Chelsea yang tengah berada di bawah tekanan performa serta dihantam badai absensi pemain.
Stamford Bridge dipastikan menyajikan atmosfer panas ketika The Blues mencoba mempertahankan asa bersaing di zona lima besar. Di sisi lain, Everton datang dengan modal kepercayaan diri, kedisiplinan, dan peluang besar untuk melompati Chelsea apabila mampu membawa pulang hasil positif. Kombinasi situasi tersebut membuat laga Chelsea vs Everton terasa lebih sarat tensi dan layak ditunggu oleh para penggemar Premier League.
Chelsea tiba dengan cerita yang penuh tekanan. Kemenangan dramatis 2-1 atas Fulham pekan lalu memang membantu meredakan suasana, tetapi dua gol telat dari Tyrique George dan Pedro Neto justru memperlihatkan betapa rapuhnya konsistensi mereka. Posisi Enzo Maresca pun semakin sulit karena harus menjalani larangan berada di pinggir lapangan pada laga penting ini.
Empat pertandingan liga tanpa kekalahan sebenarnya memberi sedikit angin, tetapi perjalanan itu dipenuhi pola yang berulang: kebobolan lebih dulu, kehilangan ritme, lalu berharap keajaiban dari aksi individu. Bahkan posisi mereka di enam besar pun terselamatkan oleh hasil buruk Aston Villa yang tumbang di Etihad.
Tantangan berikutnya semakin berat. Setelah Everton, rangkaian lawan rumit seperti Liverpool, Newcastle, Manchester United, hingga Nottingham Forest masih menunggu. Belum lagi semifinal Conference League kontra Djurgarden yang hadir di tengah jadwal padat.
Di tengah situasi sulit tersebut, hanya satu hal yang membuat fans sedikit tenang: rekor kandang luar biasa melawan The Toffees. Chelsea belum pernah kalah dari Everton dalam 30 laga Premier League beruntun di Stamford Bridge, menjadikannya rekor pertemuan terpanjang melawan satu tim.
Dari kubu tamu, Everton tampil jauh berbeda dari awal musim. David Moyes membawa stabilitas yang selama ini hilang: permainan lebih langsung, rapi, dan disiplin. Meski hanya mengumpulkan empat poin dari empat laga terakhir, penampilan mereka melawan tim-tim besar—termasuk Liverpool dan Manchester City—menunjukkan perkembangan signifikan. Kekalahan 0-2 dari City pekan lalu pun terjadi lewat dua gol telat.
Everton kini hanya terpaut satu poin dari Chelsea dan tengah menikmati fase positif berupa empat kemenangan dalam lima pertandingan liga. Mereka juga menjadi salah satu tim dengan jumlah hasil imbang terbanyak, tanda konsistensi yang mulai terbentuk. Jika berhasil mencuri poin di London, peluang menembus zona Eropa semakin terbuka lebar.
Chelsea justru berada pada tren yang berlawanan. Mereka tak lagi merasakan kemenangan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi, termasuk kekalahan yang menyakitkan dari Atalanta di Liga Champions. Stabilitas mereka terasa mulai retak, sementara Everton berada dalam laju yang semakin percaya diri.
Meski demikian, sejarah memberi kenyataan yang sulit dibantah: Everton tak pernah menang di Stamford Bridge sejak 1994. Bahkan The Toffees gagal mencetak gol dalam 27 laga Premier League melawan Chelsea, termasuk tiga pertemuan terakhir. Moyes pun membawa catatan buruk pribadi, yaitu 20 laga tandang di Stamford Bridge tanpa kemenangan.
Head to Head Chelsea vs Everton
- 26/04/25 – Chelsea 1–0 Everton
- 22/12/24 – Everton 0–0 Chelsea
- 16/04/24 – Chelsea 6–0 Everton
- 10/12/23 – Everton 2–0 Chelsea
- 19/03/23 – Chelsea 2–2 Everton
Lima Pertandingan Terakhir Chelsea
- Atalanta 2–1 Chelsea (CL)
- Bournemouth 0–0 Chelsea (PL)
- Leeds 3–1 Chelsea (PL)
- Chelsea 1–1 Arsenal (PL)
- Chelsea 3–0 Barcelona (CL)
Lima Pertandingan Terakhir Everton
- Everton 3–0 Nottingham (PL)
- Bournemouth 0–1 Everton (PL)
- Everton 1–4 Newcastle (PL)
- Manchester Utd 0–1 Everton (PL)
- Everton 2–0 Fulham (PL)
Perkiraan Susunan Pemain
Chelsea (4-2-3-1): Sánchez; Gusto, Disasi, Badiashile, Cucurella; Caicedo, Fernández; Palmer, Nkunku, Sterling; Jackson.
Everton (4-4-2): Pickford; Young, Tarkowski, Branthwaite, Mykolenko; Harrison, Onana, Garner, McNeil; Calvert-Lewin, Chermiti.
Chelsea diperkirakan tampil tanpa Malo Gusto yang mengalami cedera otot saat melawan Fulham. Wesley Fofana masih belum bisa kembali, sementara Maresca tetap diprediksi menurunkan komposisi terbaik jelang semifinal Conference League.
Tyrique George kemungkinan mendapat menit bermain tambahan berkat performanya yang menentukan pekan lalu. Cole Palmer, meski sudah 16 laga tanpa gol, tetap menjadi pilihan utama karena musim lalu mencetak empat gol dalam pertemuan yang sama.
Di kubu tamu, absennya James Tarkowski menjadi masalah tersendiri untuk lini belakang. Michael Keane tampil kurang meyakinkan kontra Man City sehingga Moyes mempertimbangkan opsi memberi kesempatan kepada Jake O’Brien.
Armando Broja juga tidak bisa tampil karena klausul pinjaman. Dominic Calvert-Lewin masih dalam daftar cedera, membuat Beto kembali menjadi ujung tombak.
Chelsea diprediksi mencoba mengambil inisiatif lewat dominasi bola dan permainan progresif di sisi sayap. Everton kemungkinan memilih pendekatan pragmatis dengan serangan balik memanfaatkan kecepatan pemain depan.
Kualitas individu The Blues bisa menjadi pembeda, tetapi efektivitas Everton dalam memanfaatkan peluang kecil bisa menjadi ancaman besar di London.
Laga Premier League antara Chelsea vs Everton dapat disaksikan melalui link live streaming berikut: KLIK DI SINI.
Di tengah tekanan besar dan agenda padat, laga ini bisa menjadi penanda arah musim The Blues. Jika mampu meraih kemenangan, Chelsea vs Everton bisa berubah menjadi titik balik yang mereka cari sejak lama.
*Peserta Magang Kemnaker Batch 1