Yamaha Aerox Listrik Fokus India, YIMM Tegaskan Belum Ada Rencana Jual di Indonesia

gambar-user/vsbaohl95I0rY7S5BRF4IPxfUmd3n0dZuZDBnGyU.webp
M. Nabil Mamnun - Rabu, 24 Des 2025 - 17:01 WIB
Aerox-e menjadi salah satu langkah elektrifikasi Yamaha, meski pasar Indonesia belum menjadi target penjualan model tersebut.
Aerox-e menjadi salah satu langkah elektrifikasi Yamaha, meski pasar Indonesia belum menjadi target penjualan model tersebut. - instagram.com/@otomotifweekly

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Yamaha ikut meramaikan peta kendaraan listrik roda dua setelah memperkenalkan skuter sport listrik Yamaha Aerox-e.

Namun, produk tersebut saat ini tidak dipasarkan secara global, melainkan difokuskan khusus untuk konsumen di India.

Situasi ini memunculkan pertanyaan di kalangan pecinta skutik sporty di Indonesia, terutama karena Aerox merupakan salah satu model populer di segmen sport scooter Tanah Air.

Pihak Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pun akhirnya merespons berbagai spekulasi yang muncul.

Advertisements

Manager Public Relation, YRA & Community YIMM Rifki Maulana menyampaikan bahwa Aerox listrik memang sejak awal dikembangkan untuk India.

Maka dari itu, pendekatan desain dan basis model yang digunakan berbeda dengan Aerox yang dijual di Indonesia. 

“Aerox EV memang difokuskan untuk India ya. Karena bisa dilihat dari desainnya kan berbeda dengan (Aerox) yang dijual di sini,” ujar Rifki di Jakarta.

Menurut Rifki, Aerox listrik di India menggunakan basis model Aerox generasi kedua.

Advertisements

Meski secara siluet masih membawa karakter sport scooter Yamaha, terdapat sejumlah penyesuaian pada produk tersebut, terutama pada sektor penggerak karena sudah mengandalkan motor listrik.

Pengembangannya memang ditujukan untuk pasar India, Yamaha menegaskan bahwa untuk saat ini belum ada rencana menjajakan Aerox bertenaga listrik di Indonesia.

“Memang si Aerox EV ini difokuskan untuk diproduksi dan dijual di India. Sejauh ini belum (ada rencana jual di Indonesia),” tegas Rifki.

Penegasan itu sekaligus menjawab kemungkinan Aerox-e masuk melalui jalur impor.

Advertisements

Rifki menyampaikan bahwa Yamaha Indonesia belum memiliki rencana untuk mengimpor Aerox listrik dari India ke Indonesia dalam waktu dekat.

Artinya, meski nama Aerox-e ramai dibicarakan, langkah untuk membawanya ke pasar domestik belum masuk agenda resmi pabrikan.

Dari sisi strategi, Yamaha menempatkan India sebagai salah satu pusat pertumbuhan penting mereka, termasuk untuk pengembangan kendaraan listrik.

Chairman Yamaha Motor India Group, Itaru Otani sebelumnya menyebut India memiliki potensi besar di segmen mobilitas premium dan listrik.

Advertisements

Peluncuran model EV baru di sana disebut sebagai langkah Yamaha untuk memperkuat eksistensi mereka sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan mobilitas India yang terus berkembang.

Sementara itu, Aerox-e yang diperkenalkan di India menarik perhatian karena spesifikasinya tergolong agresif untuk ukuran skuter listrik.

Motor penggeraknya diklaim memiliki daya 9,4 kW atau setara 12,6 hp, dengan torsi puncak mencapai 48 Nm.

Skuter ini menggunakan baterai lithium-ion konfigurasi ganda, masing-masing berkapasitas 3 kWh sehingga totalnya menjadi 6 kWh, dengan jarak tempuh klaim hingga 106 km dalam kondisi baterai penuh.

Advertisements

Yamaha juga membekali Aerox-e dengan tiga mode berkendara, yaitu Eco, Standard, dan Power.

Sejumlah fitur tambahan ikut disematkan untuk menonjolkan karakter modern, seperti boost mode untuk akselerasi lebih responsif serta reverse mode untuk memudahkan saat parkir.

Dari sisi kelengkapan, fitur seperti konektivitas Y-Connect, navigasi, Traction Control System (TCS), Smart Key atau keyless, rem cakram depan-belakang, ABS single channel, hingga port USB juga menjadi bagian dari paket Aerox listrik tersebut.

Meski sudah diperkenalkan, Yamaha belum mengumumkan harga Aerox-e saat ini.

Advertisements

Informasi yang beredar menyebutkan pengumuman banderol baru akan dilakukan pada kuartal pertama 2026 setelah persiapan produk dinilai selesai.

Dengan kata lain, fokus Yamaha sekarang adalah mematangkan penawaran Aerox-e di India lebih dulu sebelum berbicara soal ekspansi ke pasar lain.

Dengan kondisi tersebut, peluang Aerox listrik masuk Indonesia masih sulit dipastikan, karena Yamaha sendiri menyatakan belum memiliki rencana untuk merilis maupun mengimpor model tersebut.

Namun, kehadiran Aerox-e tetap menjadi indikator bahwa Yamaha mulai menyiapkan lini sport scooter listrik yang lebih serius, sekaligus memberi gambaran bagaimana mereka mengemas motor listrik dengan konsep performa dan fitur yang familiar bagi pengguna skutik.

Advertisements

Untuk pasar Indonesia, semua kemungkinan masih bergantung pada strategi Yamaha ke depan, termasuk bagaimana mereka membaca kebutuhan konsumen dan kesiapan ekosistem kendaraan listrik roda dua.

Sampai saat ini, pernyataan resmi YIMM menempatkan Aerox-e sebagai produk khusus India, sehingga publik Indonesia masih harus menunggu langkah berikutnya dari Yamaha bila ingin melihat Aerox bertenaga listrik benar-benar hadir di jalanan Tanah Air.

*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1

 

Advertisements

Share:
Editor: Anggi Rhaisa
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements