Cuaca Ekstrem Hantam Laut, Harga Ikan di Bandar Lampung Naik Tajam

Cuaca buruk dan ombak tinggi membuat nelayan sulit melaut, memicu kenaikan harga berbagai jenis ikan di pasaran seperti layang, bekre, tongkol, dan kembung.
gambar-user/WRmfuYxGYYgQtu0kmYIK4iEl4N2GtSUz76eG4Xyk.webp
⁠Sintia Maharani - Jumat, 21 Nov 2025 - 16:57 WIB
Pedagang di Gudang Lelang menyebut ombak besar empat bulan terakhir mengurangi suplai ikan, sehingga harga jual naik meski pasokan solar nelayan tetap aman.
Pedagang di Gudang Lelang menyebut ombak besar empat bulan terakhir mengurangi suplai ikan, sehingga harga jual naik meski pasokan solar nelayan tetap aman. - Foto: Sintia Maharani/MG

Follow Us:

Google News Radar Lampung Radar Lampung WhatsApp Channel
Advertisements

RADARLAMPUNG.CO.ID - Harga ikan terpantau naik dalam beberapa waktu terakhir. 

Usut punya usut, kenaikan ini ternyata disebabkan cuaca ekstrem yang memicu ombak besar di lautan.

Ombak tinggi memengaruhi hasil tangkapan nelayan. Hasil tangkapan yang berkurang membuat harga ikan di pasaran meningkat.

Salah satu pedagang di Pasar Gudang Lelang mengatakan ombak besar terjadi dalam empat bulan terakhir.

Advertisements

Ia menyebut ombak di lautan sangat besar bahkan mengerikan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada hasil tangkapan nelayan.

“Semua ikan sekarang mahal karena cuaca. Nelayan susah dapat ikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nelayan biasanya mengumpulkan hasil tangkapan di tempat pelelangan. Dalam satu keranjang berisi 30-35 kilogram ikan.

Siapa pun boleh ikut lelang, termasuk pembeli dari luar Bandar Lampung seperti Pringsewu. Ikan akan jatuh ke pembeli dengan tawaran tertinggi. 

Advertisements

Harga lelang menjadi acuan harga jual ikan di pasaran. “Misalnya harga lelang Rp25.000, pedagang menjualnya sekitar Rp30.000,” ujarnya.

Ia menegaskan kenaikan harga ikan tidak terkait kelangkaan solar. Sebab, nelayan sudah mendapatkan jatah solar dari pemerintah.

Pedagang lain juga membenarkan harga ikan naik karena cuaca.

“Ombaknya besar dan nelayan sulit menangkap ikan. Harganya jadi naik,” katanya.

Advertisements

“Ikan layang sekarang Rp38.000 dari sebelumnya Rp35.000. Naik Rp3.000 per kilogram. Bekre sekarang Rp30.000,” tambahnya.

Padahal, kata dia, sebelumnya pedagang bisa mendapat bekre dari nelayan seharga Rp23.000. Harga itu memungkinkan untuk dijual Rp25.000.

“Sekarang dari nelayan saja bekre sudah Rp25.000. Pedagang tentu tidak bisa menjual dengan harga lama,” ujarnya.

Beberapa jenis ikan lain juga mengalami kenaikan harga.

Advertisements

Saat ini ikan tongkol Rp30.000, kacangan Rp30.000, kembung besar Rp55.000, dan kembung kecil Rp45.000.

*Peserta Magang Kemnaker Batch 1

 

Advertisements

Share:
Editor: Ari Suryanto
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements