RADARLAMPUNG.CO.ID - Memasuki awal tahun 2026, Jakarta kembali menjadi ruang temu bagi pecinta seni dengan menghadirkan sejumlah pameran seni gratis yang dapat dinikmati publik.
Ragam pameran ini menampilkan pendekatan artistik yang beragam, mulai dari seni rupa kontemporer, eksplorasi medium kertas, hingga instalasi berbasis pengalaman personal yang emosional.
Berikut beberapa pameran seni gratis yang dapat dikunjungi di Jakarta pada Januari hingga Februari 2026:
1.Hoarse Horse – Ida Lawrence
ISA Art Gallery saat ini menampilkan pameran tunggal bertajukHoarse Horse karya Ida Lawrence.
Pameran ini menghadirkan karya-karya kontemporer dengan karakter visual yang kuat, mengolah bentuk serta narasi secara ekspresif dan reflektif.
Pameran ini terbuka untuk umum tanpa tiket masuk hingga 7 Februari 2026.
Lokasinya pun mudah dijangkau karena berada tidak jauh dari Stasiun KRL Sudirman, menjadikannya pilihan ideal bagi pengunjung yang mengandalkan transportasi publik.
2. Pameran Paperium
Bagi penikmat seni berbasis material, Paperium menawarkan sudut pandang unik terhadap kertas sebagai medium utama.
Dalam pameran ini, kertas tidak sekadar menjadi alas karya, tetapi menjadi ruang eksplorasi artistik yang menonjolkan tekstur, detail, dan proses manual.
Digelar di Yun Artified Community Art Center, pameran ini mengajak pengunjung untuk lebih menghargai material dan proses penciptaan karya.
Paperium dapat dikunjungi secara gratis hingga 25 Januari 2026.
3. PINATA – Herzven
Pameran tunggal bertajuk PINATA merupakan karya personal seniman Herzven yang lahir dari pengalaman traumatis pascakebakaran rumah pribadinya.
Instalasi seni dalam pameran ini memanfaatkan sisa-sisa material rumah tersebut, menciptakan refleksi visual tentang kehilangan, ingatan, serta proses pemulihan diri.
Pameran ini berlangsung hingga 8 Februari 2026 dan berlokasi dekat Terminal Blok M Hub, sehingga mudah diakses oleh pengunjung dari berbagai penjuru kota.
4. Then and Now – BAIK Art Gallery
BAIK Art Gallery di kawasan Pondok Indah menghadirkan pameran Then and Now yang dikurasi oleh Vivi Yip.
Pameran ini menyuguhkan dialog antar karya lintas periode waktu, mengajak pengunjung menelusuri perubahan, kesinambungan, serta konteks artistik para seniman.
Meski tidak dipungut biaya masuk, pengunjung diwajibkan melakukan registrasi langsung di lokasi.
Pameran ini dibuka hingga 7 Februari 2026.
Dengan akses gratis dan lokasi yang strategis, deretan pameran ini menjadi alternatif menarik untuk mengisi waktu luang sekaligus memperluas wawasan seni di awal tahun.
*(Peserta Magang Kemnaker Batch 1