RADARLAMPUNG.CO.ID - Spotify kembali menghadirkan terobosan baru dalam pengalaman mendengarkan musik.
Platform streaming asal Swedia ini memperkenalkan fitur Prompted Playlist, sebuah cara baru bagi pengguna Premium untuk membuat playlist hanya dengan menuliskan deskripsi sesuai keinginan mereka.
Lewat fitur ini, pengguna tak lagi harus mencari lagu satu per satu atau sekadar bergantung pada rekomendasi otomatis.
Cukup mengetik permintaan seperti “musik santai buat sore hujan” atau “lagu semangat buat lari pagi” Spotify akan langsung menyusun playlist yang relevan dengan konteks tersebut.
Saat ini, Prompted Playlist masih dalam tahap betadan mulai digulirkan untuk pelanggan Premium di Amerika Serikat dan Kanada, setelah sebelumnya diuji coba secara terbatas di Selandia Baru.
Cara Kerja Prompted Playlist
Berbeda dari playlist tradisional, Prompted Playlist mengandalkan input teks sebagai dasar kurasi.
Ketika pengguna memasukkan deskripsi, sistem Spotify akan memadukannya dengan beberapa elemen utama, seperti: Riwayat mendengarkan musik pengguna, Tren lagu dan chart yang sedang populer, Preferensi genre, tempo, dan suasana (mood)
Dari kombinasi tersebut, Spotify akan menghasilkan playlist yang terasa lebih personal dan sesuai dengan permintaan spesifik pengguna.
Menariknya, pengguna juga dapat mengatur agar playlist ini diperbarui secara otomatis, baik harian maupun mingguan, sehingga daftar lagu selalu mengikuti selera dan tren terbaru.
Lebih Interaktif dan Kreatif
Spotify menyebut Prompted Playlist sebagai bentuk kolaborasi antara kreativitas pengguna dan kecerdasan platform. Dalam pernyataan resminya, fitur ini dirancang untuk menggabungkan ide personal pendengar dengan kemampuan kurasi musik real-time milik Spotify.
Untuk membantu pengguna yang kehabisan ide, Spotify juga menyediakan contoh prompt langsung di halaman utama.
Prompt ini disusun oleh editor musik dan pakar budaya Spotify, seperti “lagu indie mellow untuk akhir pekan” atau “musik pop upbeat untuk memulai hari kerja”*.
Strategi Baru di Tengah Persaingan Streaming
Peluncuran Prompted Playlist menjadi bagian dari strategi Spotify untuk memperkuat posisinya di tengah persaingan ketat layanan streaming musik.
Fitur ini dinilai mampu meningkatkan daya tarik paket Premium, sekaligus menjadi penantang fitur kurasi berbasis AI milik platform lain seperti Apple Music dan YouTube Music.
Sebelumnya, Spotify juga telah memperkenalkan berbagai inovasi berbasis kecerdasan buatan, termasuk AI DJ, yang secara otomatis memutar musik sesuai preferensi pengguna.
Keunggulan Prompted Playlist
Secara umum, Prompted Playlist menawarkan sejumlah nilai lebih dibandingkan playlist konvensional, antara lain seperti personalisasi lebih mendalam karena berbasis konteks dan situasi dan playlist selalu segar berkat fitur pembaruan otomatis.
Setiap lagu yang masuk ke dalam playlist juga disertai penjelasan singkat mengenai alasan pemilihannya, sehingga pengguna dapat memahami proses kurasi di balik permintaan mereka.
Spotify menyatakan bahwa perluasan fitur ini ke negara lain akan dilakukan secara bertahap, bergantung pada hasil evaluasi dan masukan pengguna selama masa uji coba.
*(Peserta Magang Kemnaker Batch 1