RADARLAMPUNG.CO.ID - Traveler sering mengabaikan satu hal penting sebelum naik pesawat: pilihan makanan.
Padahal, apa yang dikonsumsi sebelum dan selama penerbangan sangat berpengaruh pada kenyamanan tubuh di udara.
Tekanan kabin, perubahan waktu, hingga kondisi duduk lama dapat memicu gangguan pencernaan seperti kembung, mual, atau rasa tidak nyaman.
Karena itu, pemilihan makanan yang tepat menjadi kunci agar perjalanan tetap lancar.
Sejumlah pakar yang dikutip dari Travel+Leisure menjelaskan bahwa makanan terbaik saat terbang adalah yang tidak berbau tajam, praktis dimakan, tidak berantakan, serta ringan di perut.
Makanan yang Disarankan Dibawa ke Pesawat
Beberapa camilan dinilai aman dikonsumsi selama penerbangan karena tidak mengganggu penumpang lain dan mudah dicerna.
1. Trail Mix Tanpa Kacang Tanah
Campuran biji, buah kering, dan granola cocok sebagai camilan praktis.
Versi tanpa kacang tanah lebih direkomendasikan karena risiko alergi serta aroma kacang yang bisa mengganggu orang lain.
2. Protein Bar Padat
Camilan ini membantu menjaga energi selama perjalanan panjang. Pilih tekstur yang tidak rapuh agar tidak berceceran di kursi.
3. Cokelat dan Permen
Makanan kecil seperti cokelat atau permen bungkus mudah dikonsumsi, tidak berbau tajam, dan tidak membuat area duduk kotor.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari di Pesawat
Sebaliknya, ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi karena dapat mengganggu kenyamanan kabin.
1. Hidangan Ikan
Masakan ikan, terutama yang digoreng, memiliki aroma kuat yang cepat menyebar di ruang tertutup.
2. Salad Tuna
Walau terlihat sehat, baunya cukup tajam dan dapat mengganggu penumpang lain.
3. Durian
Buah ini terkenal dengan aroma menyengat, sehingga sering tidak dianjurkan dibawa ke kabin pesawat.
Menu Bandara yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Sebelum Terbang
Selain makanan di pesawat, pilihan menu di bandara juga perlu diperhatikan.
Beberapa makanan justru berisiko membuat tubuh tidak nyaman selama penerbangan.
- Salad mentah berpotensi membawa bakteri bila tidak diolah benar.
- Kopi berlebihan dapat memicu dehidrasi dan sakit kepala.
- Kentang goreng dan camilan asin meningkatkan gas dalam perut.
- Produk tinggi gula bisa memperberat kerja pencernaan.
- Minuman alkohol mempercepat dehidrasi di ketinggian.
- Daging siap saji berisiko jika tidak dipanaskan dengan baik.
- Sushi mentah berpotensi mengganggu lambung.
- Keripik atau pretzel memicu rasa haus dan bengkak ringan.
- Sandwich kemasan lama bisa menurun kesegarannya.
- Sup instan tinggi pengawet dan kurang ramah perut.
Memilih makanan sebelum terbang bukan sekadar soal kenyang, tetapi juga soal kenyamanan selama perjalanan.
Camilan ringan, netral aromanya, dan mudah dicerna adalah pilihan terbaik.
Sebaliknya, makanan berbau kuat, tinggi garam, gula, atau lemak sebaiknya dihindari agar perjalanan tetap nyaman dari lepas landas hingga mendarat.
(*Peserta Magang Kemnaker Batch 1